Lakukan 3 Pola Makan Ini Tiap Hari untuk Cegah Penyakit Jantung

Lakukan 3 Pola Makan Ini Tiap Hari untuk Cegah Penyakit Jantung

Advertorial - detikHealth
Senin, 26 Sep 2022 12:00 WIB
adv
Foto: Shutterstock
Jakarta - Beberapa dari Anda mungkin mengira kecelakaan, pembunuhan, bencana alam, atau bahkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Sayangnya, tidak satu pun dari hal tersebut benar.

Berdasarkan data dari World Health Organization tahun 2019, 7 dari 10 penyebab kematian tertinggi di dunia disebabkan oleh golongan penyakit tidak menular, dan penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia.

Jantung memang memiliki peranan penting untuk hidup manusia. Oleh karena itu, penting untuk kita menjaga jantung sebaik-baiknya dari sekarang. Adapun salah satu cara yang dapat menekan risiko penyakit jantung adalah dengan menerapkan pola makan sehat dan tepat setiap harinya seperti berikut.

1. Jaga Konsumsi Lemak

Anda mungkin pernah kaget dan kebingungan saat menerima hasil medical-check-up lantaran beberapa nilai yang tertera melebihi batas atas. Tapi, tak jarang sebagian orang berkata 'jangan khawatir, nggak apa-apa kolesterol agak tinggi, masih muda kok, kalau sudah berumur, nah baru mulai khawatir!'. Padahal, kolesterol yang terus dibiarkan tinggi justru dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Suatu studi yang melibatkan hampir 5.000 orang dan dipublikasikan pada Journal of the American College of Cardiology menunjukkan mereka yang memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) tinggi pada usia remaja atau awal usia 20-an, memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, stroke atau gangguan kardiovaskular lainnya pada usia pertengahan, yaitu sekitar 45 hingga 60 tahun. Bahkan, meskipun kadar kolesterol LDL diturunkan sebelum akhir usia 30-an, peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke di usia pertengahan, tetap teramati.

Oleh karena itu, sebaiknya jaga kadar kolesterol tidak berlebih, dengan menjaga berat badan pada kisaran normal dan memperhatikan jumlah dan jenis lemak yang dikonsumsi. Konsumsi daging tanpa bagian lemak dan kulit. Ketika memasak, pilih minyak yang kandungan asam lemak jenuhnya lebih rendah yakni minyak jagung, kanola, biji bunga matahari, atau olive oil. Hindari juga cara memasak deep fried, dan gunakan metode lain yang lebih sehat seperti mengukus, menumis, atau memanggang.

2. Kurangi Konsumsi Daging Merah

Pencinta All You Can Eat tentunya suka mengonsumsi daging merah. Namun, tahukah Anda kalau mengonsumsi daging merah yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung? Daging merah mengandung lemak jenuh yang jika dikonsumsi berlebihan dapat memberi dampak buruk bagi kesehatan, yaitu meningkatnya kolesterol LDL atau kolesterol jahat pada darah. Dilansir dari Mayo Clinic, tingginya kolesterol LDL dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, melansir situs Web MD, pada mikrobioma usus kaum pemakan daging terdapat lebih banyak bakteri usus yang dapat mengubah senyawa karnitin (senyawa yang banyak terdapat pada daging merah) menjadi senyawa TMAO (Trimethylamine N-oxide) yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Oleh karena itu, sebaiknya batasi konsumsi daging merah dan pilih makanan tinggi serat yang dapat ditemukan dalam sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

3. Pilih Produk Plant-Based

Salah satu cara untuk menekan risiko penyakit jantung adalah dengan konsumsi alternatif menu makanan lain seperti makanan plant-based. Melansir Frontiers, pola makan plant-based adalah pola makan yang berfokus pada sumber nabati untuk memenuhi kebutuhan gizi, tetapi tetap bisa mengonsumsi pangan hewani dalam jumlah dan frekuensi yang lebih sedikit. Pola makan plant-based diteliti dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan tubuh.

Selain memilih produk pangan plant-based, kandungan nutrisi dari produk tersebut juga perlu diperhatikan, jangan sampai produk tersebut memiliki kandungan gula dan lemak yang tinggi. Untuk mencegah risiko penyakit jantung, Anda bisa konsumsi produk-produk Tropicana Slim. salah satunya produk plant-based yang nikmat tapi menyehatkan seperti Tropicana Slim Oat Drink dengan kandungan oat yang dapat bantu turunkan kadar kolesterol sekaligus bantu turunkan risiko penyakit jantung.

advDok. Tropicana Slim

Selain itu, Tropicana Slim Oat Drink juga rendah kalori, bebas gula, rendah lemak, dan juga sumber serat dan kalsium, dengan rasa vanillicious yang nikmat. Tropicana Slim Oat Drink adalah produk ready-to-drink sehingga sangat praktis untuk dikonsumsi kapan saja dan dimana saja. Di samping itu, jangan lupa untuk rutin berolahraga sebanyak 150 menit latihan kardio per minggu, dikombinasikan dengan dua kali latihan beban. Asupan lemak terjaga sejak muda, jantung sehat milik kita bersama! (adv/adv)