Apa Itu Asuransi Kesehatan? Beda Jenis, Beda Pula Manfaat Perlindungannya

Apa Itu Asuransi Kesehatan? Beda Jenis, Beda Pula Manfaat Perlindungannya

Advertorial - detikHealth
Jumat, 18 Nov 2022 00:00 WIB
adv_prudential
Dok. shutterstock
Jakarta - Kehidupan manusia tidak lepas dari ketidakpastian, seperti halnya ketika beban tiga penyakit muncul bersamaan (triple burden disease) di Indonesia saat ini, yang menuntut kita untuk lebih siaga dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Ketiga beban penyakit yang dimaksud adalah cepatnya prevalensi (jumlah pertumbuhan kasus) penyakit tidak menular, angka penyakit menular klasik yang masih relatif tinggi (contoh: demam berdarah dengue, diare, dan lain-lain), serta COVID-19 sebagai ragam penyakit infeksi baru yang berevolusi dari penyakit lama.

Seluruh fakta di atas membuat mengelola hidup sehat, perawatan saat sakit, hingga pemulihan kesehatan semakin kompleks dan membutuhkan biaya tidak sedikit. Jika pada akhirnya kondisi tersebut menggoyahkan keuangan diri dan keluarga, beberapa risiko ini mungkin saja terjadi: (a) cita-cita pupus karena dana tabungan terkuras untuk berobat, (b) menjadi beban keluarga atau orang tua, atau bahkan (c) kehilangan sumber pendapatan untuk bertahan hidup.

Tidak ada satupun dari kita luput dari ancaman penyakit, sehingga kita membutuhkan lebih dari sekadar tabungan dan dana darurat untuk menjaga fungsi ketahanan finansial saat menghadapi risiko atas ketidakpastian terkait. Di sinilah asuransi hadir sebagai instrumen perlindungan, termasuk memberi manfaat perlindungan kesehatan melalui asuransi kesehatan.

Berbeda dengan asuransi jiwa yang memberikan manfaat uang pertanggungan kepada keluarga/ahli waris dari tertanggung,apabila tertanggung meninggal dunia akibat masalah kesehatan penyakit atau kecelakaan, asuransi kesehatan biasanya akan menanggung biaya pengobatan, rawat inap, hingga operasi berdasarkan syarat dan ketentuan yang disepakati di polis.

Mengenal Berbagai Jenis Asuransi Kesehatan

Jenis-jenis asuransi kesehatan sendiri terbagi berdasarkan manfaatnya, yaitu:

1. Asuransi Kesehatan dengan Manfaat Rawat Inap

Asuransi rawat inap fokus memberikan proteksi kepada pemegang polis bila harus menjalani perawatan atau proses rawat inap di rumah sakit, seperti perawatan untuk penyakit yang dianggap butuh penanganan khusus atau proses pemulihan setelah mengalami operasi atau pembedahan. Prudential Indonesia menyediakan solusi kesehatan komprehensif mulai dari pra rawat inap, rawat inap, pasca rawat inap sampai dengan perawatan lanjutan melalui produk PRUSolusi Sehat Plus PRO.

2. Asuransi Kesehatan dengan Manfaat Perlindungan Penyakit Kritis

Asuransi penyakit kritis umumnya berupa manfaat tambahan dari asuransi jiwa, yang memberikan pertanggungan biaya perawatan medis ketika nasabah terdiagnosa penyakit kritis. Prudential Indonesia memberikan perlindungan penyakit kritis melalui beberapa manfaat tambahan diantaranya adalah: PRUCritical Benefit 88 untuk perlindungan komprehensif terhadap risiko kondisi kritis atau meninggal dunia sampai dengan usia 88 tahun.

Lalu, ada PRUCrisis Cover Benefit Plus 61 berupa produk pertanggungan tambahan dengan perlindungan komprehensif atas 61 penyakit kritis stadium akhir. Terakhir adalah PRUTotal Critical Protection (PRUTop) berupa perlindungan total atas ancaman kondisi kritis, termasuk yang belum ditemukan metode penyembuhannya.

3. Asuransi Kesehatan dengan Manfaat Perlindungan Kecelakaan

Asuransi kecelakaan diri adalah asuransi yang menjamin risiko cacat tetap total atau meninggal dunia karena kecelakaan. Jenis asuransi ini didesain untuk menjamin biaya perawatan akibat risiko yang dialami tertanggung ketika mengalami kecelakaan, baik di tempat kerja atau di jalan saat berkendara. Di Prudential Indonesia, layanan ini terangkum dalam produk asuransi tambahan PRUPersonal Accident Death & Disablement Plus yang memberikan manfaat terhadap risiko patah tulang, luka bakar, cacat total, dan bahkan meninggal dunia yang disebabkan oleh kecelakaan.

4. Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi

Asuransi ini pada dasarnya bukan asuransi kesehatan, namun manfaat kesehatan menjadi manfaat tambahan (rider). Jenis asuransi ini disebut secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI sebagai Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI), yakni layanan perlindungan yang mengkombinasikan asuransi jiwa seumur hidup dengan produk investasi. Prudential menawarkan opsi ini melalui PRULink Generasi Baru, yakni produk asuransi yang memiliki manfaat ganda berupa proteksi dan investasi, di mana juga sekaligus menyediakan manfaat asuransi tambahan (rider) untuk perlindungan risiko sakit, cacat, maupun meninggal dunia.

Nah, setelah memahami definisi asuransi kesehatan dan berbagai jenis peruntukannya, satu hal lain yang tidak kalah penting diperhatikan adalah kredibilitas penyedia jasa dan produk asuransi terkait. Seperti Prudential Indonesia yang selama hampir 27 tahun telah dipercaya untuk melindungi keluarga Indonesia. Sepanjang 2021, perusahaan ini telah membuktikan komitmennya melalui pembayaran klaim terhadap 2,5 juta tertanggung telah terlindungi oleh asuransi Prudential Indonesia serta manfaat sebesar Rp 16,6 triliun (adv/adv)