Tetapi dalam jumlah berlebih kolesterol akan menjadi ancaman buat tubuh. Berbagai penyakit yang mematikan justru disebabkan oleh kelebihan kolesterol misalnya Aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah), PJK (Penyakit Jantung Koroner) dan Stroke.
Menurut penelitian di Amerika (Consensus Conference on Cholesterol), kolesterol sudah dianggap tinggi atau hiperkolesterolemia apabila melebihi 200 mg. Ancaman penyakit jantung koroner 2X lebih besar terhadap orang-orang yang mempunyai kadar kolesterol 200-240 mg dibanding dengan yang kadar kolerterolnya di bawah 200 mg, bahkan ancaman akan meningkat menjadi 4X lebih besar apabila kadar kolesterol mencapai diatas 300 mg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Indofarma Tbk sejak lama telah memanfaatkan kekayaan flora Indonesia yang sangat kaya akan tanaman berkhasiat obat. PROLIPID dengan komposisi daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia), daun Kemuning (Murayyae paniculata) dan daun Tempuyung (Sonchus arvencis) merupakan produk herbal yang telah terbukti secara pre klinis menurunkan kolesterol dalam darah.
Hasil uji pre klinis PROLIPID yang dilakukan oleh Research Centre For Chemistry, Indonesian Institute of Science, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membuktikan bahwa:
1. PROLIPID secara signifikan menurunkan kolesterol total dalam darah melebihi kontrol normal dan lebih baik dibandingkan dengan Lovastatin terhadap kontrol normal.
2. PROLIPID menurunkan LDL (kolesterol jahat) melebihi kontrol normal 16,67% dan lebih baik dibanding Lovastatin terhadap kontrol normal 3,7%.
3. PROLIPID meninggkatkan HDL (kolesterol baik) lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol normal. (Advetorial Indofarma).












































