Menjinakkan TB dengan Tepat

Menjinakkan TB dengan Tepat

- detikHealth
Jumat, 14 Agu 2009 11:15 WIB
Menjinakkan TB dengan Tepat
Jakarta - Penyakit Tuberkulosis (TB) atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit TBC merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia. Berdasarkan statistik sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi TB.

Dari data yang ada, 8 juta jiwa terdeteksi sebagai penderita baru dan 3 juta penderita meninggal setiap tahunnya. Di dunia ini tidak ada satu negarapun yang bebas dari penyakit tuberkulosis.

Di Indonesia, penyakit TBC masih menempati urutan ke-3 di dunia untuk jumlah kasus setelah India dan China. Walaupun secara prosentase angka penderita TBC di Indonesia sudah menurun, namun setiap tahun penderita TBC bertambah sekitar 9 juta. Setiap tahun terdapat 250.000 kasus baru dan sekitar 140.000 kematian akibat TB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seiring dengan visi perusahaan untuk selalu berkontribusi dalam upaya penanganan kesehatan masyarakat, maka PT Indofarma Tbk terpanggil untuk mempersembahkan produk unggulan dengan menyediakan Obat Anti Tubercolosis (OAT) dengan sistem Kombinasi Dosis Tetap (Fixed Dose Combination/FDC) yang berkualitas. Pengobatan tuberkulosis berlangsung dalam waktu cukup lama 6-9 bulan dan standar produk yang digunakan harus melakukan uji kesetaraan kualitas dengan produk inovator.

Produk Indofarma dengan nama dagang Rifazid yang memiliki zat aktif rifampisin dan INH dan Rifastar dengan zat aktif rifampicin, INH, pyrazinamide dan Ethambutol.

Rifazid dan Rifastar yang harganya terjangkau ini telah diformulasi sesuai dengan pedoman nasional penanggulangan tuberkulosis dari Departemen Kesehatan tahun 2007.

Selain diformulasikan dalam bentuk kombinasi beberapa jenis obat, dan dalam dosis tepat sesuai katergori pengobatan, Rifazid dan Rifastar ini merupakan obat Kombinasi Dosis Tetap (FDC) yang akan lebih menguntungkan bagi pasien karena hanya minum 1 obat (tidak perlu lebih dari 1 obat) sehingga dapat meningkatkan kepatuhan pasien dan mempermudah ketersediaan, shipping dan distribution Rifazid dan Rifastar sangat dianjurkan karena mampu mengurangi timbulnya resistensi obat yang sering timbul bila diberikan secara monoterapi.(Advetorial Indofarma).

Rekomendasi Obat


(adv/adv)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads