DBD adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue Famili Flaviviridae dengan genusnya adalah flavivirus. Virus ini mempunyai empat serotipe yang dikenal dengan DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4.
Selama ini secara klinik mempunyai tingkatan manifestasi yang berbeda, tergantung dari serotipe virus Dengue. Morbiditas penyakit DBD menyebar di negara-negara Tropis dan Subtropis. Di Indonesia Penyakit DBD pertama kali ditemukan pada tahun 1968 di Surabaya dan sekarang menyebar keseluruh propinsi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun mereka merupakan host yang sangat baik untuk virus Dengue, biasanya mereka merupakan vektor epidemi yang kurang efisien dibanding Ae. aegypti. Virus Dengue yang genomnya mempunyai berat molekul 11 Kb tersusun dari protein struktural dan non-struktural. Protein struktural yang terdiri dari protein envelope (E), protein pre-membran (prM) dan protein core (C) merupakan 25% dari total protein, sedangkan protein non-struktural merupakan bagian yang terbesar (75%) terdiri dari NS-1,NS-2a,NS-2b,NS-3,NS-4a,NS-4b dan NS-5 Virus dengue berukuran 40-50 nm.
Dalam merangsang pembentukan antibodi diantara protein struktural, urutan imunogenitas tertinggi adalah protein E, kemudian diikuti protein prM dan C. Sedangkan pada protein non-struktural yang paling berperan adalah protein NS-1.
Untuk menegakkan diagnosa infeksi virus Dengue diperlukan dua kriteria yaitu kriteria klinis dan kriteria laboratoris.
Kriteria Klinis
Demam tinggi mendadak, tanpa sebab jelas, berlangsung terus menerus selama 1-7 hari.
Terdapat manifestasi perdarahan yang ditandai dengan:
- Uji tourniquet positif
- Petekia, ekimosis, purpura
- Perdarahan mukosa, epistaksis, perdarahan gusi
- Hematemesis dan atau melena
- Hematuria
- Pembesaran hati (hepatomegali)
- Manifestasi syok/renjatan
Kriteria Laboratoris:
- Trombositopeni (trombosit < 100.000/ml)
- Hemokonsentrasi (kenaikan Ht > 20%)
PT Indofarma Tbk bersama dengan SD (Standard Diagnostics Inc) memasarkan produk Rapid Test (Tes Cepat) Dengue Duo untuk mendeteksi secara cepat apakah seseorang terkena demam berdarah atau tidak. Rapid test Dengue Duo ini merupakan produk pertama di dunia karena menggabungkan antara Rapid Test NS1 Antigen dan Antibodi IgG/IgM.
Rapid Test SD Bio Line 'Dengue Duo' ini dapat digunakan untuk mendeteksi demam berdarah dengan sangat cepat karena hanya diperlukan waktu kurang dari 20 menit. (Advetorial Indofarma)












































