Prostat adalah kelenjar eksokrin pada sistem reproduksi pria. Fungsi utamanya untuk mengeluarkan dan menyimpan sejenis cairan yang menjadi dua pertiga bagian dari air mani. Pembesaran prsotat terjadi di bagian tengah dari kelenjar prostat yang mengelilingi saluran kencing (uretra).
Pembengkakan prostat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil serta menjadi lebih sering. Prostat membesar akibat aktivitas dihydrotestosterone, DHT, yang merupakan metobolik dari hormon testosteron pria yang utama. Pengubahan dari testosterone menjadi DHT dilakukan oleh enzyme 5-alpha-reductase.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prostat lebih banyak menyerang pria di atas usia 50-an tahun. Seperti dialami Bapak Agung yang beralamat di Jl. Kedung Sroko 7/14 Surabaya yang kesehariannya sangat sibuk. Tanpa terasa dengan usia yang hampir menginjak 50 tahun ini bapak yang bekerja sebagai debt collector salah satu perusahaan pembiayaan ternama di kota pahlawan ini, mengalami BPH (Benign Prostatic Hyperplasia) atau Pembengkaan Kelenjar Prostate Jinak.
Gejalanya sering buang air kecil tapi keluarnya sedikit-sedikit dan rasa tidak puas setiap buang air kecil bahkan sering hanya berupa urin yang menetes tanpa disadari. Sampai akhirnya dia menemukan Bioprost saat kunjungan ke PT Indofarma Tbk Jln Margorejo Indah Blok A 137 No. 58 Surabaya.
Bioprost dengan kandungan herbal yaitu ekstrak saw palmeto 160 mg (soft capsule), dimana banyak penelitian ilmiah telah membuktikan efektifitas saw palmeto untuk mengatasi pembesaran kelenjar prostate.
Breackman J dan kawan-kawan dalam Europe Journal of Clinical Research 1997 melaporkan bahwa penderita BPH yang diberi ektrak saw palmeto 160 mg 2x sehari secara oral (diminum) selama 3 bulan menunjukkan penurunan volume prostat dan perubahan kelancaran buang air kecil. Dengan Bioprost buang air kecil menjadi lancar dan bisa menghindari operasi seperti bapak Agung alami dan membuat hidupnya menjadi lebih fit. (Advetorial Indofarma)












































