Di negara maju seperti Amerika Serikat, penggunaan obat generik berlogo sudah sangat lumrah. Masyarakat AS yang well informed paham, obat generik berlogo mengandung khasiat yang sama dengan obat bermerek, tetapi dipasarkan dengan harga jauh lebih murah.
Tidak heran jika proporsi penggunaan obat generik berlogo di negeri Paman Sam berbanding 60 : 40 dengan obat bermerek. Lewat program jaminan sosial dan asuransi kesehatan konsumen obat generik berlogo di negeri adidaya itu mayoritas dari kalangan menengah ke atas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, faktanya, kualitas obat generik berlogo tidak kalah dengan obat bermerek, hanya saja harga memang dipatok murah agar terjangkau semua lapisan. Kesimpulannya obat generik berlogo memang berharga murah, tapi bukan berarti murahan.
Mengapa harga obat generik berlogo murah? Hal itu memang sudah menjadi kebijakan pemerintah dengan maksud agar terjangkau bukan hanya oleh kalangan menengah atas tetapi juga masyarakat lapisan bawah.
Kualitas obat generik berlogo dan bermerek relatif sama. Proses produksi pun tiada beda. Mulai dari pengadaan bahan baku, produksi, hingga finishing product, dilakukan quality control sebagaimana dilakukan jika memproduksi obat paten.
Dengan demikian, kualitas dan keamanan obat generik berlogo dan obat paten relatif sama. Untuk itulah, masyarakat tidak perlu khawatir jika minum obat generik berlogo karena kualitasnya terjamin.
Sudah semestinya semua pasien mulai menjadikan obat generik berlogo sebagai pilihan utama. Mengapa harus gengsi, jika orang kaya dan profesional saja memilih obat generik berlogo tanpa rasa khawatir. Telah tiba saatnya kita berkata kepada dokter dan apoteker: 'Saya minta obat generik berlogo!'












































