Waspada Demam Berdarah Saat Ganti Musim

Waspada Demam Berdarah Saat Ganti Musim

- detikHealth
Selasa, 03 Nov 2009 10:19 WIB
Waspada Demam Berdarah Saat Ganti Musim
Jakarta - Indonesia merupakan negara tropis dengan suhu rata-rata 24-28 derajat celcius dengan malam dan siang hari beda suhu 3-10 derajat celcius serta ada perubahan jelas antara musim hujan dan kemarau. Waspadai demam berdarah saat terjadi pergantian musim dari kemarau ke hujan.

Karakteristik iklim tersebut memberi peluang untuk hidup suburnya vektor nyamuk sebagai penular beberapa penyakit tertentu. Peningkatan suhu berpengaruh terhadap kehidupan vektor (berkembang biak dengan cepat, masa kematangan pendek, biting rate (tingkat gigitan) meningkat, kegiatan reproduksi juga meningkat) sehingga populasi nyamuk meningkat tajam.

Diperkirakan tahun 2100 kenaikan suhu lebih dari 3 derajat celcius dan hal ini akan menyebabkan kejadian penyakit yang ditularkan nyamuk 2 kali lipat lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyakit yang disebabkan oleh vektor (Vector borne disease) juga meningkat, misalnya Malaria, Demam Berdarah Dengue, Chikungunya, Japanese Encepahlitis, dan Filariasis. Bahkan penyakit akibat perubahan iklim dengan suhu yang tinggi misalnya infeksi baru, Avian Influenza, Swine Influenza, Infeksi virus Hanta, dan Japanese Encephalitis.

Salah satu penyakit yang menjadi ancaman saat pergantian musim adalah demam berdarah. Penentuan dan penanganan pasien demam berdarah harus tepat. Keterlambatan ataupun kesalahan diagnosa akan memberikan implikasi negatif terhadap terapi pengobatan yang diberikan.

Pemeriksaan trombosit yang memerlukan waktu dirasa masih kurang cepat terlebih jika tenaga ahli yang melakukan uji darah lengkap tidak handal maka kesalahan mungkin saja terjadi. Penentuan diagnosa yang cepat dan tepat akan memberikan keyakinan pada dokter untuk dapat mengambil langkah selanjutnya dan selain itu juga dapat memberikan kepastian kepada pasien sehingga pasien mengetahui dengan pasti akan penyakit yang dideritanya.

Semakin meningkatnya kasus demam berdarah akibat global warming maka dipandang perlu adanya alat untuk mendeteksi demam berdarah secara cepat, tepat dan akurat. PT Indofarma Tbk bekerja sama dengan SD (Standard Diagnostics, Inc) untuk memasarkan produk Rapid Test (Tes Cepat) Dengue Duo untuk mendeteksi secara cepat apakah seseorang terkena demam berdarah atau tidak.(Advetorial Indofarma)

Rekomendasi Obat


(adv/adv)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads