Hentikan Diare Agar Tak Bahayakan Jiwa

Hentikan Diare Agar Tak Bahayakan Jiwa

- detikHealth
Senin, 09 Nov 2009 09:12 WIB
Hentikan Diare Agar Tak Bahayakan Jiwa
Jakarta - Jika dibiarkan terus menerus diare bisa menyebabkan kematian. Diare bisa timbul karena terkena bakteri, virus ataupun keracunan makanan. Segera hentikan diare agar tidak membahayakan jiwa.

Diare adalah penyakit kekurangan cairan. Karena sering buang air besar dan biasanya lebih dari 3 kali dalam sehari, disertai dengan mual, kram dan pembengkakan. Diare akan menjadi kronik (jangka panjang) jika sering buang air besar dan sudah lebih dari 4 minggu sehingga jadi masalah yang lebih serius.

Diare yang parah jika selama lebih dari 3 hari atau adanya gejala dehidrasi yaitu tidak cukupnya cairan dalam tubuh sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik. Dehidrasi sangat berbahaya pada anak-anak dan orang tua, dan harus segera diobati untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih serius lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanda-tanda dehidrasi yaitu jika merasa haus, volume air seni yang sedikit, kulit kering, urin berwarna gelap, dan kelelahan. Pada anak kecil disertai dengan menangis tanpa air mata, iritasi dan demam yang tinggi.

Elektrolit dari garam dan mineral sangat dibutuhkan tubuh saat dehidrasi untuk memenuhi kandungan air dalam tubuh, aktivitas otot, dan beberapa fungsi penting lainnya. Dalam beberapa kasus diare, menggantikan cairan tubuh yang hilang untuk mencegah dehidrasi adalah satu-satunya perawatan yang sangat diperlukan.

Zinc atau disebut juga dengan Seng merupakan mikronutrien esensial yang artinya walaupun dibutuhkan dalam jumlah yang sangat kecil tetapi sangat penting artinya dalam mempertahankan fungsi normal tubuh. Zinc berperan di dalam sintesa Dinukleosida Adenosin (DNA) dan Ribonukleosida Adenosin (RNA), dan protein. Maka bila terjadi defisiensi Zinc dapat menghambat pembelahan sel, pertumbuhan dan perbaikan jaringan.

Zinc umumnya ada di dalam otak, dimana zinc mengikat protein. Kekurangan zinc akan berakibat fatal terutama pada pembentukan struktur otak, fungsi otak dan mengganggu respon tingkah laku dan emosi.

Zinc dapat digunakan sebagai tatalaksana diare, maka pemberian Zinc telah mendapatkan rekomendasi dari WHO dan Unicef sebagai salah satu dari 5 rekomendasi tatalaksana diare, yaitu :
1. Penggunaan oralit formula baru (osmolaritas rendah) dan cairan rumah tangga
2. Lanjutkan pemberian ASI
3. Lanjutkan pemberian makanan
4. Penggunaan antibiotika yang selektif
5. Pemberian suplementasi Zinc selama 10-14 hari (Advetorial Indofarma)

Rekomendasi Obat


(adv/adv)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads