Susahnya Makan Sehat

Susahnya Makan Sehat

- detikHealth
Kamis, 12 Nov 2009 08:55 WIB
Susahnya Makan Sehat
Jakarta - Aktifitas sehari-hari yang banyak menyita waktu sering kali membuat seseorang tidak sempat memilih makanan sehat. Tanpa disadari akhirnya banyak makanan yang dikonsumsi mengandung kolesterol.

Memasuki waktu istirahat siang di kantor kadang menjadi dilema dalam memilih menu makan yang akan dikonsumsi. Begitu banyak pilihan makanan yang disajikan oleh setiap rumah makan yang dekat dengan kantor, tapi jarang sekali tersedia makanan yang benar-benar sehat, sayuran misalnya.

Kalau sudah begini jangan kaget jika kadar kolesterol (lemak jahat) meningkat gara-gara kebiasaan makan makanan yang kurang serat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut penelitian di Amerika (Consensus Conference on Cholesterol) seseorang sudah dianggap tinggi atau hiperkolesterolemia apabila kolesterol total dalam darahnya melebihi 200 mg%.

Ancaman penyakit jantung koroner dua kali lebih besar terhadap orang-orang yang mempunyai kadar kolesterol 200-240 mg% dibanding dengan yang kadar kolesterolnya di bawah 200 mg%. Bahkan ancaman tersebut akan meningkat menjadi empat kali lebih besar apabila kadar kolesterol mencapai di atas 300 mg%.

Dari data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT), penyakit kardiovaskuler (PJK, aterosklerosis, stroke) merupakan penyebab kematian nomor satu pada orang dewasa (usia di atas 35 tahun) untuk wilayah perkotaan atau sekitar 31% dari total penyebab kematian dan dislipidemia dianggap sebagai salah satu faktor risiko utama.

Kenyataannya mengubah pola makan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, terutama bagi anda yang sudah terbiasa dengan makanan tertentu yang ternyata banyak mengandung kolesterol (lemak).

Ada solusi bagi Anda yang sulit mengubah pola makan tetapi menginginkan kolesterol darah tetap terkontrol.  Minum PROLIPID 2X2 kapsul sehari sebelum makan dan kolesterol Anda akan tetap terkontrol.(Advetorial Indofarma)

Rekomendasi Obat


(adv/adv)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads