Sembilan bulan kehamilan yang menakjubkan kadangkala luput dari persiapan yang paling mendasar, yakni Prenatal Check Up.
Menjadi seorang wanita adalah suatu hal yang membanggakan sekaligus membahagiakan. Wanita berperan besar dalam sebuah keluarga; mulai dari melahirkan, merawat dan membesarkan buah hati, mengelola kesehatan anggota keluarga, dan bahkan ikut menyokong perekonomian keluarga. Melihat begitu besar peran seorang wanita, maka sudah sewajarnya jika kesehatannya menjadi perhatian kita.
Sesuai kodratnya, seorang wanita akan melewati berbagai fase dalam kehidupannya, di mana terjadi perubahan secara fisik yang juga dapat mempengaruhi psikologisnya. Jika tidak cukup perhatian, perubahan tersebut rentan menimbulkan gangguan kesehatan. Laboratorium klinik Prodia peduli pada kesehatan wanita Indonesia, salah satu wujud kepedulian tersebut adalah dengan menyediakan panel/pemeriksaan khusus yang akan membantu wanita untuk dapat melewati fase tersebut dengan nyaman dan terhindar dari masalah kesehatan yang berarti, diantaranya Prenatal Check Up.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prenatal Check Up merupakan tindakan antisipasif guna mengetahui sejak dini risiko yang mungkin muncul dan mengganggu kesehatan ibu hamil yang dapat berakibat buruk pada perkembangan janin, seperti penyakit/kelainan darah, ketidakcocokan rhesus, diabetes gestasional, dan penyakit infeksi (hepatitis B, TORCH, sifilis). Tujuan Prenatal Check Up adalah meningkatkan kualitas hidup ibu hamil dan memastikan rencana perawatan yang diperlukan selama kehamilan serta pada saat persalinan. Prenatal Check Up dianjurkan pada awal kehamilan, yaitu trimester 1 (0-12 minggu).
Karena setiap orang memiliki kondisi yang berbeda satu sama lain, maka sebaiknya Prenatal Check Up dilakukan sesuai petunjuk dokter kandungan. Prenatal Check Up yang disediakan Prodia hanya sebagai panduan untuk memudahkan pelanggan atau dokter dalam menentukan pemeriksaan untuk pasiennya.
(adv/adv)











































