Ketika sedang berkumur menggunakan mouthwash apakah Anda sering merasakan sensasi pedas menggigit? Sensasi tersebut tentunya seringkali membuat Anda ingin lebih cepat memuntahkan cairan mouthwash daripada mengikuti waktu berkumur yang dianjurkan pada kemasan. Selain itu, Anda mungkin bertanya-tanya apakah sensasi tersebut wajar atau malah berbahaya?
Sensasi ‘pedas’ tersebut datang dari kandungan antiseptik yang terdapat pada mouthwash. Antiseptik yang umumnya merupakan minyak atsiri (essential oil) memang akan menimbulkan rasa pedas dan dingin ketika bersentuhan dengan rongga mulut.
“Antiseptik pada mouthwash memiliki fungsi baik sebagai penghambat tumbuh kembang bakteri pada rongga mulut. Selain itu membantu menyempurnakan kebersihan gigi dan mulut. Kebersihan yang ideal tidak hanya terbatas pada permukaan gigi saja, tetapi seluruh permukaan mulut. Mouthwash mampu menjangkau seluruh bagian mulut sehingga kebersihan lebih sempurna,” ujar Drg. Farichah Hanum, M.Kes, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Anda ingin mencoba kebaikan dari mouthwash, cobalah inovasi terbaru dari Listerine Multi Protect. Dengan kandungan empat essential oil, zinc, dan fluoride, Listerine Multi Protect menghadirkan 6 perlindungan menyeluruh, yaitu mampu melawan 99.9% kuman, mengurangi plak hingga 56%, mencegah terbentuknya karang gigi, mencegah gigi berlubang, menjaga kesehatan gusi, serta tentu saja memberikan nafas segar sepanjang hari.

Klik di sini untuk memperoleh sampel gratis dari Listerine Multi Protect.
Agar lebih efektif gunakan sesuai anjuran dan kebutuhan. Berkumurlah dengan 20 ml cairan Listerine Multi Protect selama 30 detik setelah menyikat gigi di pagi dan malam hari. Jangan lupa kunjungi dokter gigi Anda setiap enam bulan sekali untuk mengetahui kondisi gigi dan rongga mulut Anda atau memperoleh saran mengenai pilihan mouthwash sesuai dengan kondisi tersebut.
“Idealnya untuk membersihkan dan menjaga kesehatan gigi serta rongga mulut adalah dengan tiga tahapan: brushing, flossing jika diperlukan dan rinsing. Menyikat gigi dengan teknik yang benar sudah baik tetapi akan lebih sempurna jika disertai dengan rangkaian selanjutnya. Harapannya jika ini menjadi budaya, profil kesehatan gigi dan mulut masyarakat kita bisa lebih baik lagi,” lanjut drg.Hanum lagi.











































