Menunda rutinitas kebersihan gigi seperti menyikat gigi, flossing dan berkumur selama perjalanan mudik akan memberi efek yang kurang baik. Sisa-sisa makanan yang dikonsumsi saat sahur akan tertinggal di dalam rongga mulut, dan berpotensi membusuk di gigi dan mulut. Selain itu, bakteri dan kuman jahat akan cepat berkembang dan membentuk plak.
Jika didiamkan terlalu lama, tentunya plak akan menyebabkan masalah gigi dan mulut yang lebih serius. Beberapa di antaranya adalah gigi berlubang, karang gigi ataupun bau mulut. Apabila gigi Anda memang sudah berlubang, sisa makanan yang masuk ke dalam lubang gigi dan tidak dibersihkan akan membuat sakit gigi kembali berulah. Siapa yang ingin momen silaturahminya diganggu dengan gigi yang terasa cenut-cenut dan bau mulut yang membuat rasa percaya diri turun?
Jika Anda kesulitan memperoleh air bersih, cobalah selalu sedia sebotol air mineral untuk berkumur. Anda juga dapat menyiapkan sikat dan pasta gigi ukuran kecil dan praktis yang dapat cepat digunakan dalam perjalanan. Selain itu, siapkan juga mouthwash kemasan kecil yang ringan dan mudah dibawa untuk menyempurnakan perawatan gigi dan mulut Anda seusai menyikat gigi.
“Secara ideal, seharusnya setelah makan dianjurkan untuk segera menyikat gigi untuk meminimalisir plak pada permukaan gigi. Tapi saat di perjalanan mudik memang sulit menyempatkan diri untuk sikat gigi, maka cara mudahnya adalah boleh dengan berkumur menggunakan mouthwash berbahan alami atau yang sudah dalam kemasan sehingga praktis digunakan. Pilihlah yang mengandung antiseptik alami dan aman untuk mulut,” saran Drg. Mita Juliawati, MARS.
Jika ingin mendapatkan nafas segar sepanjang hari, cobalah berkumur dua kali sehari selama 30 detik secara teratur dengan LISTERINE sebanyak 20 ml seusai menyikat gigi di pagi hari dan malam hari sebelum tidur. LISTERINE mengandung 4 essential oil (thymol, menthol, eucalyptol dan methyl salicylate) yang berbahan alami dan terbukti mampu menembus lapisan biofilm plak, membunuh 99.9% kuman penyebab bau mulut, plak dan gigi berlubang. Untuk mencegah plak kembali terbentuk dan untuk menjaga email gigi, LISTERINE juga diperkaya dengan kandungan zinc dan fluoride.
![]() |
Pilihlah LISTERINE yang sesuai dengan kebutuhan gigi dan mulut Anda. Jika Anda suka rasa yang segar dan menyejukkan, Anda dapat mencoba LISTERINE® Cool Mint. Namun, jika Anda tipe yang suka rasa lebih ringan, pilihlah LISTERINE® Natural Green Tea. Dan untuk Anda yang membutuhkan perlindungan menyeluruh, cobalah inovasi terbaru LISTERINE® Multi Protect yang terbukti memberikan 6 perlindungan lengkap bagi masalah gigi dan mulut Anda. Selain rasanya yang bervariasi, LISTERINE tersedia dalam berbagai ukuran kemasan, yaitu 500 ml dan 250 ml yang pas untuk kebutuhan satu keluarga, dan ada pula ukuran kecil 80 ml yang praktis dibawa saat perjalanan dan dapat disimpan di dalam tas. Isi formnya dan dapatkan produk gratis dari LISTERINE® disini.
“Selama mudik, usahakan juga untuk mengkonsumsi makanan sehat. Seperti buah-buahan yang mengandung serat dan air. Misalnya saja apel yang disebut oleh berbagai kalangan sebagai sikat gigi alami. Konsumsi apel dapat merangsang gusi, meningkatkan aliran air ludah di dalam mulut dan mencegah penumpukan plak saat membersihkan permukaan gigi. Apel sarat berbagai vitamin dan mineral serta kandungan airnya tinggi,” tutup Drg. Mita Juliawati, MARS.
Rayakan kemenangan di bulan puasa ini bersama LISTERINE di "Tantangan 21 Hari LISTERINE Menuju Kemenangan". Daftar di www.listerineindonesia.com dan ikutan kolaborasi di lagu baru TULUS dan RAN untuk mendapatkan kesempatan liburan bareng artis idola, puluhan IPAD Mini dan ratusan voucher belanja. Nafas jadi segar, gusi dan gigi sehat, lebih percaya diri, dan Ramadan jadi lebih berkah. Ayo mulai transformasimu sekarang !
Tentang Dokter :
![]() |
Drg. Mita Juliawati, MARS
Praktisi kesehatan gigi yang mendalami ilmu kesehatan gigi masyarakat. Selain berkonsentrasi sebagai tenaga medis di berbagai rumah sakit, Drg. Mita juga merupakan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia. Beliau mengabdikan dirinya sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Usakti. Saat ini, beliau menjabat sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan Pendidikan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan FKG Usakti Staf Departement IKGMP (Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Pencegahan/Public Health). Beliau pun aktif melakukan sejumlah penelitian dan analisa mengenai manajemen rumah sakit gigi dan mulut yang diterbitkan ke dalam jurnal atau makalah dan menjadi pembicara di berbagai seminar. (adv/adv)













































