Beberapa masalah kesehatan gigi dan mulut yang kerap menjadi pengganggu antara lain adalah gigi berlubang, bau mulut, karang gigi, serta infeksi gusi.
Semua masalah tersebut berasal dari satu sumber yang sama, yaitu plak yang menempel pada gigi dan rongga mulut. Apabila Anda malas membersihkan gigi dan mulut, bakteri jahat akan berkembang dan membentuk plak. Bakteri-bakteri tersebut juga memproses sisa makanan yang mengandung glukosa menjadi zat asam yang akan mengikis email gigi. Akibatnya, gigi menjadi lebih rapuh dan mudah berlubang.
Rasa sakit pada gigi berlubang sebenarnya menjadi tanda bahwa kasus gigi berlubang yang Anda alami sudah lumayan parah. Rasa sakit muncul karena bakteri telah menginfeksi bagian dalam gigi dan menyentuh syaraf. Tetapi biasanya pada tahap inilah seseorang baru sadar bahwa giginya bermasalah.
Tidak jauh berbeda dari gigi berlubang, bau mulut juga dapat disebabkan oleh plak. Jika Anda malas menjaga kebersihan gigi dan mulut dari sisa-sisa makanan, akibatnya sisa makanan akan membusuk di dalam mulut, menyebabkan menumpuknya plak dan muncullah aroma tak sedap dari dalam mulut.
Coba Anda bayangkan, bagaimana rasanya jika kedua masalah tersebut menyerang saat momen silaturahmi. Selain Anda tidak dapat menyantap hidangan tuan rumah dengan nikmat akibat sakit gigi, Anda pun jadi lebih enggan membuka mulut untuk mengobrol karena takut bau mulut mengganggu lawan bicara.
Plak yang menumpuk dan lama bersentuhan dengan air liur jika tidak dibersihkan juga akan mengkristal menjadi apa yang disebut karang gigi. Tampilan gigi Anda akan menjadi tidak enak dilihat, dan Anda pun malas memamerkan senyum selama bersilaturahmi. Selain mengganggu penampilan, karang gigi jika dibiarkan terlalu lama akan mendorong gusi dan menyebabkan masalah lebih serius seperti gingivitis (gusi bengkak) dan periodontitis (infeksi gusi). Efek jangka panjangnya gigi akan mudah tanggal.
Masalah-masalah gigi dan mulut yang mengganggu silaturahmi tersebut tidak akan terjadi jika saja Anda rajin menerapkan kebiasaan membersihkan gigi sejak dini. Caranya sederhana, cukup dengan melakukan tiga tahap, yaitu menyikat gigi dua hari sekali dan sempurnakanlah dengan berkumur menggunakan mouthwash antiseptiksetiap pagi dan sebelum tidur.
"Manfaat mouthwash berantiseptik adalah membantu melawan kuman-kuman penyebab masalah mulut. Sebaiknya dipilih mouthwash yang aman untuk kesehatan rongga mulut, misalnya yang mengandung zat-zat alami, seperti mengandung minyak esensial, seperti thymol, methyl salicilate, menthol dan eucalyptol atau pun mengandung senyawa teh hijau atau daun sirih," ujar Drg. Mita Juliawati, MARS.
LISTERINE adalah salah satu mouthwash yang memiliki kandungan antiseptik berupa empat essential oil, yaitu thymol, menthol, eucalyptol dan menthyl salicilate. Keempat bahan aktif tersebut efektif menembus lapisan biofilm plak dan membunuh 99.9% kuman penyebab bau mulut, plak dan gigi berlubang. Selain itu, LISTERINE juga diperkaya dengan zinc untuk mencegah plak kembali terbentuk dan fluoride agar email gigi terjaga.![]() |
Cukup berkumur dengan 20 ml LISTERINE selama 30 detik dan Anda akan langsung mendapatkan nafas segar dalam 1 hari pemakaian. Setelah 7 hari, gigi Anda akan menjadi lebih bersih dan setelah 14 hari, gusi akan menjadi lebih sehat. Setelah 21 hari pemakaian LISTERINE®, gigi Anda akan bertransformasi menjadi lebih kuat.
Kelebihan lainnya, LISTERINE memiliki beragam rasa beraroma segar dalam kemasan 500 ml, 250 ml, dan 80 ml yang praktis untuk dibawa dalam perjalanan. Pilihlah LISTERINE yang sesuai dengan kebutuhan gigi dan mulut Anda. Klik disini untuk mencoba produk gratis dari LISTERINE.
Rayakan kemenangan di bulan puasa ini bersama LISTERINE di “Tantangan 21 Hari LISTERINE Menuju Kemenangan” dan Anda dapat kolaborasi di lagu baru TULUS dan RAN berjudul Kemenangan. Dapatkan kesempatan liburan bareng artis idolamu, puluhan IPAD Mini dan ratusan voucher belanja. Nafas jadi segar, gusi dan gigi sehat, lebih percaya diri, dan Ramadan jadi lebih berkah. Ayo mulai transformasimu sekarang dan taklukan setiap tantangannya di www.listerineindonesia.com.
Tentang Dokter :
![]() |
Drg. Mita Juliawati, MARS
Praktisi kesehatan gigi yang mendalami ilmu kesehatan gigi masyarakat. Selain berkonsentrasi sebagai tenaga medis di berbagai rumah sakit, Drg. Mita juga merupakan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia. Beliau mengabdikan dirinya sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Usakti. Saat ini, beliau menjabat sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan Pendidikan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan FKG Usakti Staf Departement IKGMP (Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Pencegahan/Public Health). Beliau pun aktif melakukan sejumlah penelitian dan analisa mengenai manajemen rumah sakit gigi dan mulut yang diterbitkan ke dalam jurnal atau makalah dan menjadi pembicara di berbagai seminar. (adv/adv)













































