Menurut psikolog anak Debora Basaria, MPsi ada kriteria anak yang mudah hilang saat berada di tengah keramaian. Pertama, anak-anak yang ramah. Biasanya anak yang ramah ini mudah sekali menyapa setiap orang, sekalipun orang yang tidak mereka kenal.
"Akibatnya setiap orang yang dijumpai, termasuk orang asing yang berpotensi membahayakan diri mereka, juga disapa. Akibatnya anak mudah dibawa kabur oleh orang asing itu," kata Debora dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Jumat (2/1/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saat mereka diberikan permen atau benda-benda lucu lainnya, mereka dengan gampang mengambil barang yang diberikan oleh orang tak dikenal tersebut. Dengan polosnya mereka menerimanya," lanjut Debora.
Setelah menerima pemberian orang asing itu, bisa jadi juga anak-anak itu manut saat diajak pergi meninggalkan orang tua atau keluarganya.
"Terkadang bisa jadi motif pelaku penculikan adalah mengincar anak dengan status ekonomi tertentu. Misalnya mereka mengamati anak-anak yang mengenakan pakaian-pakaian bermerk dan terkesan mencolok," ucap Debora.
Dengan lebih mengenal karakter anak, Anda akan lebih mudah menyiapkan cara untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Yang lebih penting, jangan biarkan anak lepas dari pengawasan, utamanya saat berada di tempat-tempat ramai.
(vit/up)











































