Senin, 16 Jan 2017 07:42 WIB

Cara Agar si Kecil Tumbuh Jadi Anak yang Percaya Diri

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: Thikstock Foto: Thikstock
Jakarta - Tiap orang tua pasti bangga ketika si kecil bisa tumbuh jadi anak yang percaya diri. Meski kenyatannya, ada pula anak yang hanya percaya diri di rumah. Julukan 'jago kandang' pun kadang diberikan karena anak hanya berani saat di rumah saja dan ketika dia di luar, anak jadi pemalu.

Memiliki anak pemberani dan percaya diri bisa jadi dambaan orangtua. Apalagi, ayah dan ibu pastinya tak tega bukan jika melihat anak langsung 'mengkeret' di depan banyak orang, demikian disampaikan dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.

"Sebetulnya melatih kepercayaan diri anak bisa dimulai sejak bayi. Caranya, bisa dengan membebaskan anak bereksplorasi. Hindari memberi banyak batasan saat anak beraktivitas," kata dr Meta seperti dikutip dari bukunya 'Play and Learn'.

Dikatakan dr Meta, anak yang dibebaskan bereksplorasi biasanya akan berkembang menjadi anak yang kreatif dan lebih percaya diri untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Namun, dr Meta mengingatkan sebelum membebaskan anak bereksplorasi pastikan dulu keamanan anak.

Misalnya, jauhkan benda tajam atau keras yang berpotensi membahayakan anak saat berkegiatan.Jangan lupa, bangun citra positif anak dengan memberi pujian atau kata-kata positif setiap berinteraksi dengan anak.

"Contohnya katakan 'Duh, kakak pintar ya nyanyinya. Mama bangga sekali lho sama kakak'," kata dr Meta.

Baca juga: Soal Saran 'Balas Pukul Jika Dipukul' pada Anak, Ini Kata Psikolog

Lalu, jangan sampai membanding-bandingkan anak dengan anak lainnya, Sebab, ketika itu dilakukan secara tidak sadar orangtua bakal menekan anak untruk melakukan sesuatu yang tidak diminati. Lagipula, membandingkan anak dengan anak lain bisa menurunkan kepercayaan dirinya.

Untuk itu, dr Meta mengingatkan biasakan memberi anak motivasi atau dorongan positif agar anak percaya dia bisa melakukan sesuatu dengan kemampuannga. Saat anak gagal, sebaiknya jangan menunjukkan kakecewaan dan tetap berikan kata kata positif.

Lebih lanjut, dr Meta mengungkapkan cara lain yang bisa dilakujab ayah san ibu untuk melatih kepercayaan dri anak adalah membiasakan dia berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Misalnya, coba latih anak memberi uang ke kasir saat berbelanja. Atau, biarkan anak memberi tahu menu pesanannya sendiri kepada pelayan saat di restoran. Selain itu, mengikuti lomba juga bisa melatih kepercayaan diri anak.

"Ketika anak sudah agak besar, melatih kepercayaan dirinya bisa dengan membiarkannya mengambil keputusan sendiri. Misalnya dari hal sederhana seperti anak bisa memiloh baju yang akan dipakai dan buku yang ingin ia baca. Dengan dipercaya mengambil keputusan sendiri, lama-lama anak akan lebih percaya diri," pungkas dr Meta.

Baca juga: Anak Ingin Sesuatu Seperti yang Dimiliki Teman-temannya, Bagaimana Menyikapinya?
(rdn/vit)