Tidur Bareng Orangtua Turunkan Risiko Obesitas Anak

Tidur Bareng Orangtua Turunkan Risiko Obesitas Anak

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 11 Mei 2012 10:34 WIB
Tidur Bareng Orangtua Turunkan Risiko Obesitas Anak
(Foto: thinkstock)
Jakarta -

Biasanya anak diberikan kamar terpisah dengan orangtuanya agar mandiri. Namun seringkali di malam hari anak-anak itu akan datang ke kamar orangtuanya dan meminta tidur bersama karena merasa takut atau kesepian. Ternyata ada manfaat lain di balik itu.

Menurut sebuah studi dari Denmark, orangtua yang tidur bersama anaknya sepanjang malam bisa menurunkan risiko obesitas yang bisa saja dialami anaknya.

Dalam studi tersebut diketahui bahwa anak-anak yang tak pernah naik ke tempat tidur orangtuanya sepanjang malam cenderung tiga kali lebih mudah mengalami obesitas dibandingkan anak-anak yang tidur bersama orangtuanya setiap malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Temuan ini berlawanan dengan apa yang selama ini dipahami bahwa obesitas selalu dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk dan anak-anak yang naik ke tempat tidur orangtuanya jelas-jelas membangunkan dan mengganggu kenyamanan tidur orangtuanya," ungkap ketua tim peneliti, Dr. Nanna Olsen dari Institute of Preventive Medicine di Copenhagen University Hospitals seperti dilansir dari MSNBC, Jumat (11/5/2012).

"Meski begitu, orangtua yang membiarkan anak-anaknya menaiki tempat tidurnya di malam hari bisa jadi memberikan semacam dukungan emosional yang lebih besar kepada anak-anaknya sehingga bisa melindunginya dari obesitas," kata peneliti.

Sebaliknya, beberapa anak yang tidak diijinkan naik ke tempat tidur orangtuanya di malam hari mungkin merasa ditolak dan perasaan negatif seperti itu akan meningkatkan risiko obesitas, tambahnya.

Untuk mendapatkan kesimpulan itu, Dr. Olsen dan koleganya menganalisis informasi dari 645 anak berusia 2-6 tahun yang rentan mengalami obesitas karena berat badan lahirnya yang tinggi dan memiliki ibu yang juga kelebihan berat badan sebelum hamil ataupun berada dalam keluarga yang berpenghasilan rendah.

Peneliti pun meminta informasi apakah anak-anak tersebut naik ke tempat tidur orangtuanya di malam hari atau tidak.

Namun jika anak-anak itu melakukannya, seberapa sering hal itu dilakukan olehnya. Selain itu, peneliti mengumpulkan informasi tentang indeks massa tubuh (BMI) anak-anak tersebut.





(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads