Sebuah tim dari Amerika Serikat menulis dalam jurnal Lancet bahwa menemukan dua pertiga dari anak-anak yang meninggal sebelum ulang tahun kelimanya disebabkan oleh infeksi dan pneumonia yang sebenarnya bisa dicegah.
Tim dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health melihat data dari berbagai sumber termasuk survei dan sistem dari 193 negara. Data ini menunjukkan meski ada penurunan penyebab utama kematian anak akibat diare, namun masih ada tantangan yang signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui 5 negara yaitu India, Nigeria, Pakistan, Democratic Republic of Congo dan China menyumbang hampir setengah dari kematian anak balita. Para peneliti mulai memperingatkan bahwa masih sedikit negara yang mencapai target internasional yaitu MDGs (Millennium Development Goals) untuk poin kelangsungan hidup anak.
"Afrika dan Asia Tenggara adalah daerah yang berulang kali menyumbang sebagian besar kematian pada anak-anak muda sebelum berusia 5 tahun," ujar peneliti, seperti dikutip dari BBC, Senin (14/5/2012).
Analisis ini menunjukkan diperlukan penurunan jumlah angka kematian anak yang dipercepat agar bisa mencapai MDGs 2015, terutama untuk penyakit-penyakit infeksi yang memang bisa dicegah.










































