Efek tersebut memang tidak serta-merta muncul seketika setelah gigi ditambal. Menurut penelitian di New England Research Institute, anak-anak yang menggunakan tambalan gigi jenis tertentu baru akan mengalami perubahan perilaku pada 5-6 tahun sesudahnya.
"Beberapa jenis tambalan gigi yang berwarna-warni berhubungan dengan perubahan perilaku sosial yang memburuk pada anak usia 11 hingga 16 tahun," kata Nancy Maserejian, ScD yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari WebMD, Selasa (17/7/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dalam tambalan gigi, BPA banyak ditemukan pada benda-benda dalam keseharian seperti kertas struk belanja, kaleng kemasan makanan awetan serta plastik pengemas minuman. Salah satu fungsi BPA dalam industri adalah sebagai campuran plastik dan pelapis kaleng.
Dalam tubuh manusia, BPA memiliki kemiripan dengan hormon esterogen yang secara alami ada di tubuh manusia. Akibatnya jika orang terpapar BPA, maka keseimbangan hormonal akan terganggu dan muncullah berbagai kelainan termasuk perulaki pada anak.
Meski demikian, Maserejian megatakan bahwa temian ini tidak perlu membuat panik orangtua maupun dokter gigi yang menangani tambalan gigi anak. Temuan ini masih terlalu awal untuk disimpulkan, masih butuh penelitian lebih lanjut untuk memastikannya.











































