Aksi heroik Batman tidak cuma bisa dinikmati di layar bioskop, tetapi bisa juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan anak. Menurut penelitian, para superhero termasuk Batman bisa memperbaiki pola makan anak. Bagaimana caranya?
Penelitian yang dilakukan di Cornell Food and Brand Lab tersebut mengungkap, anak-anak cenderung mencontoh apa saja yang dilakukan oleh tokoh idolanya. Kebetulan di kalangan anak-anak, idola yang paling populer adalah Batman dan superhero lainnya misalnya Superman.
Dengan memanfaatkan popularitas dan pengaruh para superhero, orangtua bisa menyisipkan pesan-pesan sehat bagi anaknya. Misalnya dengan menanamkan pemahaman bahwa Batman bisa sekuat itu karena banyak makan sayur dan buah dan menghindari junk food karena bikin gemuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penelitiannya, Prof Wansink melakukan pengamatan terhadap 22 anak usia 6-12 tahun. Anak-anak yang merupakan peserta sebuah acara summer camp tersebut diberi pilihan makanan, yakni apel untuk mewakili makanan sehat dan kentang goreng untuk mewakili junk food.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa 45 persen anak memilih apel setelah mendengar cerita dan melihat gambar superhero kesukaannya. Meski masih kurang dari 50 persen, namun angkanya sangat jauh dibandingkan anak yang memilih apel tanpa diperlihatkan gambar superhero yakni cuma 9 persen.
"Rata-rata, apel yang dikonsumsi anak-anak mengandung 34 kalori sementara kentang goreng 227 kalori. Bagi yang makan makanan cepat saji setiap hari, sekali saja mengganti kentang goreng dengan apel bisa mencegah peningkatan berat badan sebanyak 1,3 kg tiap tahun," lanjut Prof Wansink.
(up/ir)











































