Terdorong oleh kondisi itu, peneliti menemukan bahwa anak-anak usia sekolah dasar cenderung mau makan buah atau biskuit sehat jika kemasannya ditempeli stiker atau gambar tokoh kartun kesayangan mereka seperti Elmo, Dora the Explorer dan Spongebob Squarepants. Dengan trik semacam ini, anak-anak akan lebih memilih makanan sehat karena makanan itu jadi terlihat lebih menarik.
Bahkan menurut seorang peneliti banyak perusahaan makanan yang mencantumkan gambar tokoh kartun Elmo, Dora the Explorer dan Spongebob agar produk makanannya laku, tak peduli itu produk makanan sehat ataupun tidak sehat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karakter kartun dan iklan-iklan yang menarik perhatian lainnya biasanya malah lebih banyak dipakai untuk mempromosikan biskuit dan permen, kata peneliti studi ini, David Just yang juga wakil direktur Cornell Center for Behavioral Economics in Child Nutrition Programs di Ithaca, New York.
Untuk studi ini, Just dan rekan-rekannya melibatkan 208 anak berusia 8-11 tahun yang diberi biskuit dan apel sebagai cemilan saat makan siang selama seminggu. Partisipan pun diperbolehkan untuk memilih apel, biskuit atau keduanya disamping menyantap makanan utama.
Kemudian selama beberapa hari, peneliti memberikan cemilan yang tak mencantumkan stiker kartun di kemasannya tapi di hari lain, baik biskuit maupun apel yang diberikan peneliti dikemas dengan stiker karakter kartun yang familiar bagi anak-anak.
Hasilnya, ketika cemilannya tidak diberi stiker, 91 persen partisipan lebih memilih untuk mengambil biskuit dan hanya kurang dari seperempat partisipan yang memilih apel. Sebaliknya, saat apelnya ditempeli stiker Elmo, 37 persen partisipan bersedia untuk mengonsumsinya.
Oleh karena itu, "Jika kita mencoba untuk mempromosikan makanan sehat dan mengubah preferensi cemilan anak-anak maka kita harus sama pintarnya dengan produsen yang menjual makanan tak sehat," saran Roberto seperti dilansir dari healthnews, Kamis (23/8/2012).
Caranya dengan menggunakan stiker bergambar tokoh kartun kesayangan anak-anak yang ditempelkan pada kemasan produk buah, sayur dan makanan sehat lainnya. Selain membuat makanan terlihat lebih menarik, cara ini juga terbilang murah untuk meningkatkan kualitas pola makan anak-anak. Bahkan cara ini bisa dilakukan di rumah masing-masing, terang Roberto.
Orangtua juga bisa memakai nama-nama keren untuk mendorong anak-anak agar melihat buah-buahan dan sayuran sebagai bahan makanan yang keren seperti 'X-ray vision carrots' atau 'power peas'.
(ir/ir)











































