Asap Rokok Bikin Flu Anak Makin Kronis

Asap Rokok Bikin Flu Anak Makin Kronis

- detikHealth
Selasa, 04 Sep 2012 11:39 WIB
Asap Rokok Bikin Flu Anak Makin Kronis
(Foto: Thinkstock)
Jakarta - Anak-anak yang terserang flu biasa tapi terpapar asap rokok di rumah lima kali lebih mungkin dirawat di UGD dan harus opname 70 persen lebih lama dibandingkan anak-anak yang tidak terpapar rokok.

"Saking meluasnya kebiasaan merokok di rumah sampai-sampai sejumlah orang mengira hal ini bukanlah masalah besar. Tapi kita masih perlu waspada dalam melindungi anak-anak dari rokok," ujar Dr. Karen Wilson dari Children's Hospital Colorado di Aurora yang memimpin studi ini.

Hasil penemuan menunjukkan, sebanyak 30 persen anak yang terpapar asap perlu perawatan intensif. Sedangkan anak yang tidak terpapar asap rokok hanya 10 persen yang memerlukan perawatan intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, anak yang terpapar asap rokok dan harus diintubasi mencapai 13 persen, anak yang tidak terpapar dan harus diintubasi jumlahnya hanya 1 persen.

Anak yang terpapar asap rokok juga tinggal di rumah sakit 70 persen lebih lama daripada anak yang tidak terpapar, dengan rata-rata lama tinggal 4 hari. Rata-rata lama tinggal anak yang tidak terpapar rokok hanya 2,4 hari.

Parahnya lagi, jika si anak yang terkena flu juga menderita sebuah penyakit kronis maka lama tinggalnya bisa mencapai rata-rata 10 hari, sedangkan anak yang tidak terpapar rokok hanya rata-rata tinggal selama 3 hari.

Peneliti pun menekankan perlunya skrining yang lebih mendalam ketika seorang anak yang menderita flu harus dibawa ke UGD.

"Jika anak Anda harus diopname ke rumah sakit dan sempat terpapar asap rokok di rumah maka mereka berisiko menderita penyakit lain yang lebih parah. Dengan skrining yang lebih intensif, para dokter pun dapat menentukan pengobatan secara tepat," terang Wilson seperti dilansir dari reuters health, Selasa (4/9/2012).

Meski begitu, bagi Wilson akan lebih baik lagi jika anak-anak mendapatkan upaya pencegahan agar tak sampai masuk UGD.

"Memang tak merokok dan melindungi anak-anak dari asap rokok tak serta-merta mencegah mereka dari influenza tapi setidaknya upaya ini membantu mencegah komplikasi penyakit serius yang mungkin ditimbulkannya," pungkasnya.

Studi ini telah dipublikasikan dalam The Journal of Pediatrics.

(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads