7 Tahun dia tampil dengan satu mata. Tapi dalam beberapa hari ini, Yulia akan tampil beda. Dia akan punya bola mata lagi, meski hanya bola mata palsu. Apapun kondisinya, Yulia menyimpan mimpi untuk menjadi model.
"Kalau sudah gede mau jadi Miss Indonesia, terus jadi model," ucap bocah 11 tahun itu saat dijumpai detikHealth di Rumah Anyo, Jl Anggrek Nelli, Slipi, Jakarta Barat, dan ditulis pada Jumat (25/1/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Yulia duduk di kelas 4 SD. Menurut sang ayah meski ada temannya yang suka bertanya-tanya kenapa Yulia bermata satu, namun gadis itu tidak minder.
"Anaknya memang PD dan cuek," ucap sang ayah, Husni Mubarok (39) di tempat yang sama.
Husni menuturkan saat Yulia masih kecil mata kanannya memang agak aneh, karena tampak seperti mata kucing. Namun dia merasa Yulia sakit mata biasa.
"Awalnya di Bandung dan waktu umur 4 tahun disarankan untuk diangkat bola matanya, kalau tidak bisa menular," terang ayah 3 anak itu.
Setelah itu Yulia juga harus menjalani kemoterapi. Kemoterapi selama 110 minggu pun dijalani. Namun belum juga prosedur kemo tuntas dijalani, pipi kanan dekat telinganya membesar.
"Waktu itu Julia sempat berhenti pengobatan 10 bulan. Tapi benjolan di pipinya makin besar hingga sebesar kelapa," papar Husni.
"Dari bandung lalu disarankan ke Dharmais. Setelah disinar 25 kali, alhamdulillah kempes," imbuhnya.
Yulia sudah cukup lama tinggal di Rumah Anyo. Orang tuanya mengetahui informasi keberadaan rumah tinggal sementara itu dari dokter-dokter di RS Dharmais.
"Saya terimakasih sekali sama tempat ini. Sangat bermanfaat buat kami yang rumahnya di Purwakarta atau Bandung," kata Husni.
Retinoblastoma adalah penyakit tumor ganas primer pada anak yang tumbuh dengan cepat. Penyakit itu berasal dari sel retina mata. Penyakit tersebut tidak hanya dapat mengakibatkan kebutaan, melainkan juga kematian.
(/up)











































