Untuk itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang juga menangani soal remaja, membuat sebuah inovasi dengan meluncurkan situs yang menyediakan informasi seputar remaja dan permasalahannya. Remaja bisa melakukan tanya jawab dengan para pakar, bahkan curhat seputar masalah kesehatan dan seksual.
"Kita punya program Ceria (Cerita Remaja Indonesia). Bisa diklik www.ceria.bkkbn.go.id. Bisa curhat di sana, ada psikolog dan dokter yang akan menjawab atau memberi konseling," papar DR Sudibyo Alimoeso, MA, Plt Kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional), disela-sela acara 'Rapat Kerja Daerah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Riau Tahun 2013', di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Kamis (14/2/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini ingin saya aktifkan karena lebih mudah menjangkau remaja lewat online. Ini aktif lagi, tapi ya agak tersengal-sengal. Sudah banyak yang add, malah ingin saya bukukan," tambah Sudibyo.
Dalam situs BKKBN Ceria ini, remaja bisa mendapatkan informasi seputar kesehatan reproduksi, berita kesehatan, tanya jawab dengan psikolog dan juga dokter. Remaja tentu tak perlu malu untuk bertanya, karena situs ini memang disediakan sebagai wadah yang benar untuk memuaskan rasa ingin tahu remaja.
Sudibyo mengatakan paling banyak konsultasi yang masuk adalah pertanyaan soal seks. Misalnya, apakah berhubungan seks sekali bisa menyebabkan kehamilan? Berhubungan seks dengan celana bisa hamil? Seks sambil berenang bisa hamil? Seks saat menstruasi bisa hamil?
Tentu saja dokter atau psikolog harus menjelaskan semua pertanyaan itu dengan cara yang benar, mudah dimengerti remaja dan tidak vulgar.
"Saya sudah wanti-wanti, (admin) Ceria itu harus rajin mengelola dan menjawabnya. Kalau ada yang bertanya tapi tidak dijawab ya bubar itu. Saya minta dibukukan, dikelompokkan. Kita akan terus merevitalisasi. Mungkin adminnya tidak hanya itu-itu saja, tapi tetap ada kendalinya (dari BKKBN)," tutup Sudibyo.
(mer/)










































