Bocah 9 Tahun Ini Selamatkan Nyawa Bayi Lewat Napas Buatan

Bocah 9 Tahun Ini Selamatkan Nyawa Bayi Lewat Napas Buatan

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Selasa, 19 Mar 2013 06:55 WIB
Bocah 9 Tahun Ini Selamatkan Nyawa Bayi Lewat Napas Buatan
Rocky Hurt dan Ethan Wilson (Foto_ Counsel and Heal)
Jakarta - Semua orang bisa menjadi pahlawan, bahkan anak-anak berumur 9 tahun pun bisa. Contohnya bocah laki-laki di Georgia yang menyelamatkan nyawa seorang bayi berusia 12 minggu dengan melakukan napas buatan atau CPR.

Awalnya Susanna Rohm kaget ketika mendapati bayi laki-lakinya tiba-tiba berhenti bernapas. Lalu 2 anak laki-laki yang sedang bermain di seberang jalan menghampiri karena mendengar teriakannya. Beruntung, kedua bocah ini tahu cara memberikan napas buatan atau CPR.

"Saya sedang duduk di ruang tamu bersama bayi saya. Dia tampak agak tidak responsif terhadap senyum saya. Saya merasa ada yang tidak benar. Saya menaruh jari saya di bawah hidungnya dan menyadari bahwa ia tidak bernapas," kata Susanna Rohm seperti dilansir Counsel and Heal, Selasa (19/3/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rohm panik, ia berlari keluar dan berteriak agar seseorang menelponkan 911. Kebetulan, ada 2 anak laki-laki sedang bermain sepak bola di seberang jalan, Rocky Hurt (9 tahun) tahun Ethan Wilson (10 tahun). Kedua bocah ini dengan sigap berlari untuk membantu Rohm.

Rohm mengatakan takut dan tidak tahu harus berbuat apa. Dia memercikkan air ke wajah bayinya dan mencoba melakukan napas buatan kepada bayinya. Rocky dan Ethan lalu ikut campur tangan, mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan Rohm itu semua salah.

"Saya mengatakan kepadanya untuk mendorong dada bayi 5 - 10 kali dengan menggunakan dua jari, miringkan kembali kepala bayi, pegang hidung bayi dan bernapas ke dalam mulut bayi," kata Rocky.

Ibu yang putus asa itu tanpa ragu-ragu mengikuti instruksi kedua bocah tersebut. Beberapa detik kemudian, bayinya mulai menangis. Rocky dan Ethan mengaku belajar cara melakukan CPR dari poster yang dipajang di kantin sekolahnya, Sedalia Park Elementary.

"Jika Rocky tidak bermain di luar saat itu, bayi saya pasti tidak duduk di pangkuan saya sekarang," kata Rohm.

(pah/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads