"Jangan hanya memberikan asupan kalsium, banyak nutrisi lain yang dibutuhkan anak untuk menjaga kesehatan tulangnya. Salah satunya adalah magnesium," ujar dr Steven A. Abrams, seorang profesor pediatrik di Baylor College of Medicine, Houston, seperti dikutip dari Times of India, Selasa (7/5/2013).
Sumber magnesium yang baik antara lain gandum, kacang almond, bayam, alpukat, dan susu kedelai. Magnesium sebelumnya telah diketahui memiliki fungsi yang sangat penting bagi kesehatan tulang orang dewasa. Namun hasil studi yang telah dipresentasikan pada pertemuan tahunan Pediatric Academic Societies (PAS) di Washington ini memberi bukti bahwa magnesium tidak hanya penting untuk orang dewasa, namun juga untuk anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh responden dicatat menu makannya sebelum mereka diinapkan. Semua makanan dan minuman yang disajikan selama mereka di rumah sakit berisi jumlah kalsium dan magnesium yang sama dengan yang mereka konsumsi pada hari-hari biasa, berdasarkan pada catatan menu mereka.
Selama menginap di rumah sakit, kadar kalsium dan magnesium anak-anak diukur dengan menggunakan teknik non-radioaktif yang disebut isotop stabil, secara intravena dan lisan.
Urine mereka juga dikumpulkan selama 72 jam. Dengan mengukur isotop stabil dalam urine, para peneliti dapat menentukan berapa banyak kalsium dan magnesium diserap ke dalam tubuh. Kandungan dan kepadatan mineral tulang diukur dengan menggunakan teknik dual-energy X-ray absorptiometry.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah magnesium yang dikonsumsi dan diserap menjadi prediktor kunci berapa banyak anak-anak memiliki tulang yang sehat. Asupan kalsium tidak berhubungan secara signifikan dengan kepadatan mineral tulang.
"Kami percaya bahwa sangat penting bagi anak-anak untuk memiliki menu makanan sehat seimbang dengan sumber mineral, termasuk kalsium dan magnesium yang cukup," ungkap dr Abrams.
(/)











































