Anak Bisa Kena Diabetes Gara-gara Polusi? Ini Alasannya

Anak Bisa Kena Diabetes Gara-gara Polusi? Ini Alasannya

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Senin, 13 Mei 2013 12:30 WIB
Anak Bisa Kena Diabetes Gara-gara Polusi? Ini Alasannya
(Foto: Thinkstock)
Jakarta - Di masa lalu diabetes hanyalah penyakit yang membayangi orang dewasa atau lansia, tapi belakangan anak-anak juga ikut terkena 'tren' penyakit ini. Bahkan penyebabnya bukan semata gaya hidup atau pola makan saja tapi juga polusi udara. Kok bisa?

Menurut sebuah studi baru dari Jerman, anak-anak yang sering terpapar polusi udara berisiko tinggi mengalami resistensi insulin, sehingga ketika beranjak dewasa anak-anak ini dapat dipastikan menderita diabetes.

Bahkan dari pengamatan terhadap sampel darah 397 anak berusia 10 tahun yang tinggal di pinggir jalan besar diketahui jika anak-anak ini berisiko mengalami peningkatan resistensi insulin sebesar tujuh persen per 500 meter.

Temuan ini diperoleh setelah hasil sampel darah partisipan dibandingkan dengan tingkat paparan polusi udara menggunakan data polusi tahun 2008-2009 di masing-masing lingkungan tempat tinggal partisipan. Kemudian peneliti menyesuaikan seluruh hasil perhitungan di atas dengan berat lahir, indeks massa tubuh (BMI) dan paparan rokok pasif partisipan di rumah.

Seperti dilansir BBC, Senin (13/5/2013), dari situ diketahui tingkat resistensi insulinnya terlihat lebih tinggi pada anak yang paparan polusi udaranya juga tinggi, terutama untuk polusi yang mengandung senyawa seperti nitrogen dioksida dan partikulat.

"Kendati tingkat toksisitas antara satu polutan dengan polutan lainnya berbeda-beda, tapi mereka semua dapat dianggap sebagai 'agen oksidasi' yang potensial dan dapat berpengaruh langsung terhadap kadar lipid dan protein dalam darah, atau berpengaruh secara tak langsung melalui aktivasi jalur oksidan intraseluler," terang salah satu peneliti Dr. Joachim Heinrich dari German Research Centre for Environmental Health, Neuherberg. Heinrich menggelar studi ini bersama rekannya, Elisabeth Thiering.

"Untuk itulah tekanan oksidatif yang disebabkan oleh paparan polusi udara dikatakan memainkan peranan penting dalam mendorong terjadinya resistensi insulin," lanjutnya.

Menanggapi studi yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia ini, Frank Kelly, profesor ilmu kesehatan lingkungan dari King's College London mengatakan bahwa anak-anak memang sangat rentan mengalami apa yang ditemukan studi ini.

"Mereka mempunyai rasio volume paru-paru ke tubuh yang lebih besar, epithelium saluran pernafasan yang lebih mudah menyerap polutan, serta mekanisme pertahanan paru-paru melawan partikulat polusi dan polusi gas yang belum sepenuhnya berkembang. Jadi meskipun menghirup konsentrasi polutan yang sama besarnya, anak-anak mungkin akan menyerap polutan dengan dosis dua hingga empat kali lebih banyak daripada orang dewasa," tandas Dr. Kelly.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk itu menarik jika studi baru ini dapat mendemonstrasikan bahwa partikulat dan nitrogen dioksida erat kaitannya dengan peningkatan risiko resistensi insulin pada anak-anak. Terlebih lagi temuan ini sangat relevan dengan anak-anak di kota besar seperti London yang rutin mengalami kelebihan nitrogen dioksida dari polusi," pungkasnya.





(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads