Ada Kutu di Rambut Anak, Bagaimana Mengatasinya?

Ada Kutu di Rambut Anak, Bagaimana Mengatasinya?

- detikHealth
Rabu, 19 Jun 2013 06:57 WIB
Ada Kutu di Rambut Anak, Bagaimana Mengatasinya?
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Salah satu masalah yang terkadang dijumpai di rambut anak adalah keberadaan kutu dan telur-telurnya. Gara-gara kutu, anak jadi sibuk menggaruk kepalanya, bahkan sampai menyebabkan kulit kepalanya luka lantaran menggaruk terlalu keras. Bagaimana mengatasinya?

Seorang ibu yang tidak disebutkan namanya, berupaya mengusir kutu dari rambut anaknya yang bernama Emma (9) dengan menyeterika kasur putrinya. . Bahkan pakaian dan mainan Emma pun dicuci dengan menggunakan air panas.

"Saya melakukannya karena panik. Saya tahu kutu dapat dihilangkan dengan pana," tutur ibunda Emma, seperti dikutip dari CNN, Rabu (19/6/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah mendapati telur kutu di rambut anaknya, ibu Emma rajin mengeramasi rambut anaknya dengan shampo antikutu. Dia juga menyisir rambut anaknya dengan sisir yang dirancang khusus menghilangkan telur kutu. Sayangnya, seminggu kemudian telur kutu itu kembali muncul.

Ia pun membawa Emma ke tempat perawatan rambut profesional, The Hair Angel, di Pasadena, California. Di sana, pegawai The Hair Angel bernama Poli Rodriguez menerapkan teknik berbeda untuk menghilangkan telur kutu di rambut Emma.

"Setelah menyisir rambut Emma, dia membaginya menjadi empat bagian yang sama. Lalu diperiksanya masing-masing kuadran di bagian kertas tipis per satu helai rambut secara bergantian. Lalu ia memeriksa apakah di rambut saya ada kutu, ternyata tidak," tutur ibu Emma.

Menurut co-owner The Hair Angel, Michelle Aloisio, menghilangkan semua telur kutu adalah bagian terberat dari pemberantasan kutu. "Jika ada saja sebuah telur kutu yang tertinggal, mereka akan menetas dan seluruh siklus akan dimulai dari awal lagi," jelas Aloisio.

Ia pun menambahkan bahwa shampo antikutu hanya membunuh kutu dewasa, bukan telur atau bayi kutu. Untuk pencegahan penularan kutu, jika anak memiliki rambut panjang, gelunglah agar tidak ada 'jembatan' bagi kutu untuk berpindah tempat.

Menurut Dr Shirley Gordon, profesor sekaligus perawat di Christine E. Lynn College of Nursing at Florida Atlantic University, kepanikan yang dirasakan orang tua yang mendapati telur kutu di rambut anaknya sangatlah wajar. "Beberapa orang tua telah menggunakan minyak tanah dan bensin untuk menghilangkan kutu dari rambut anak mereka," kata Gordon.

Dia menjelaskan, kutu adalah parasit yang bisa berpindah dari satu kepala ke kepala lain, meskipun di masyarakat masih ada mitos bahwa kutu muncul akibat dari perilaku jorok seseorang atau rumah yang kotor. Jika anak Anda memiliki kutu, maka periksalah orang-orang yang sering menghabiskan waktu bersamanya dan temukan sumbernya.

"Ambil napas dalam-dalam, ini hanya kutu," imbuhnya.

Penularan kutu pada anak bisa terjadi saat mereka tengah bermain dengan temannya, melakukan kemah di musim panas, atau menggunakan wig saat ada latihan pentas di sekolah. Sementara itu, Gordon juga menyebutkan beberapa fakta mengenai kutu:

1. Kutu tidak melompat atau terbang, mereka merangkak dari satu orang ke orang lain.

2. Kutu dapat diobati dan jarang menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

3. Kutu biasanya menyebar dari kontak head-to-head, bukan dari pengunaan berbagai jenis sisir, topi atau kontak melalui tempat tidur.

4. Kutu mungkin ada di kepala Anda, anak Anda, atau pasangan Anda, tapi tidak akan mempengaruhi hewan peliharaan Anda dan tidak dapat menginfeksi perabotan rumah tangga, tempat tidur atau bantal.


(vit/vit)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads