Sekitar 300 anak berkumpul di lapangan parkir kankor Kemenkes dengan wajah sumringah. Senyum dan tawa tak lepas dari wajah anak-anak dari 50 SD di Jakarta itu saat mengikuti senam bersama Wamenkes, Prof. dr. Ali Ghufron Mufti, Ms.c, Ph.d.
"Anak-Anak disini semuanya menjadi harapan bangsa ke depannya. Dengan senam, badan sehat karena itu menjadi syarat untuk bisa maju ke depannya," kata Ali Ghufron yang mengenakan kaos putih dan celana training hitam.
Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan sebelum senam dimulai di lapangan parkir Kantor Kemenkes RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salima Martiza Alberino, murid kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah Nurus Salam Pondok Pinang Jakarta selatan, mengaku gembira dengan adanya acara ini. "Aku seneng, ikut senam bisa jadi sehat, terus bisa juga jadi dokter kecil," katanya sambil tertawa.
Sementara itu, Muhammad Sadam, murid kelas 5 SDN 09 Pondok Labu, Jakarta Selatan, senang karena kegiatan tersebut membuatnya berkeringat. Karena kagiatan ini juga, dia jadi tahu sosok Pak Wamen.
"Senamnya bagus, seru, susah, tapi aku bisa ngikutin. Karena senam tadi aku bisa keringetan, jadi tau juga Pak Wamen itu orangnya yang mana," tutur Sadam.
Teman Sadam, Yusuf Saputra, menyebut dirinya tidak akan menolak jika suatu saat diminta mengikuti kegiatan serupa. "Badanku jadi enteng dan keringetan," ujarnya sambil mengelap peluh di keningnya.
Kegiatan ini sangat diapresiasi Johannes Tugas, pengajar dari SD Gandaria Selatan 01, Cilandak, Jakarta Selatan. Dia mendukung penuh jika pemerintah melaksanakan acara ini secara rutin. "Acara ini bagus, bisa membuat anak-anak sehat dan gembira bertemu dengan teman-teman dari sekolah lainnya," kata Johannes.
Senam bersama ini berlangsung selama setengah jam dan dilanjutkan dengan seminar 'Aku Keren, Sehat, dan Gaul,'. Acara ini merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2013.
(/)











































