"Telur kaya potein, vitamin, dan mineral yang sangat bagus dan penting bagi tumbuh kembang anak," ujar Guru Besar Teknologi dan Pangan IPB, Prof Dr Made Astawan, MS.
Hal itu disampaikan dia dalam diskusi 'Peran Budaya dalam Pemenuhan Gizi Ibu dan Anak' yang digelar Sarihusada di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (18/7/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tunda pemberian putih telur sampai usia anak 1 tahun untuk mencegah alergi," lanjut Prof Made.
Berkembang pula di masyarakat bahwa gula dan pewarna menyebabkan perilaku tidak terkontrol dan kasar pada anak-anak alias hiperaktif. Menurut Prof Made belum ada bukti ilmiahnya. Gula dan bahan tambahan pangan diizinkan digunakan pada makanan dengan jumlah dan aturan pemakaian tertentu.
"Ada juga yang bilang pisang dapat membersihkan usus bayi. Maka itu banyak orang tua yang buru-buru memberikan pisang pada bayi meski belum saatnya," ucap Prof Made.
Padahal jika belum berusia 6 bulan, usus bayi belum cukup kuat untuk mencerna makanan pendamping air susu ibu (ASI). Karena kondisi itu, maka bukannya membersihkan usus, pisang malah merusak usus bayi.
"Enzim pada usus bayi belum sanggup mencerna karbohidrat kompleks hingga berusia 6 bulan," terang Prof Made.
(vit/up)










































