"Menurut saya lima tahun pertama itu kan anak masih tumbuh kembang yang optimal. Jadi kalau dia sampai kekurangan maka itu kan akan mengganggu, jadi mungkin setelah lima tahun boleh belajar puasa," kata Dr dr Fiastuti Witjaksono, MSc.MS. SpGK kepada detikHealth dan ditulis pada Jumat (19/7/2013).
Artinya belajar yakni anak bisa saja puasa tidak sampai maghrib dan hanya sampai pukul 12. Menurut dokter yang akrab disapa dr Tuti ini, kebutuhan cairan anak juga harus cukup dan orang tua pun wajib menjamin kebutuhan gizi buah hati mereka tetap tercukupi selama berpuasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menu makanan selama puasa, tetap berikan menu makanan sehari-hari berupa makanan lengkap yang terdiri dari nasi, lauk, sayur, dan buah. dr Tuti juga menambahkan sebaiknya selama puasa hindari memberi anak makanan yang terlalu asam dan terlalu pedas.
Senada sengan dr Tuti, dr Aman B Pulungan, Sp.A(K) mengatakan kebutuhan gizi anak selama berpuasa harus tetap diperhatikan. "Untuk waktunya saya rasa saat anak berusia di atas delapan tahun, dia sudah mulai bisa berpuasa," pungkasnya.
(vit/vit)











































