"Kuncinya jumlah kalori cukup serta tidak berlebihan, gizi dalam makanannya seimbang dan waktu makannya terjadwal dengan baik," tutur Dr.dr.Fiastuti Witjaksono, MSc.MS. SpGK, dalam acara buka puasa bersama Zespri Kiwifruit 'Konsumsi Buah dan Sayur Teratur untuk Hindari Diabetes dan Obesitas' di The3House Kuningan Village, Jl Karbela Timur, Kuningan, Jakarta, dan ditulis pada Jumat (19/7/2013).
Menurutnya saat ini yang banyak terjadi adalah obesogenic yakni anak-anak makan dengan mudah disertai jumlah yang banyak, sedangkan energi yang keluar sulit sebab saat ini kebanyakan yang bekerja hanya jari, misalnya bermain games.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, jadwal makan anak harus teratur karena jika tidak maka risiko obesitas makin tinggi. Jadwal makan bagi anak-anak sebaiknya tiga kali sehari makanan utama, diselingi dengan dua atau tiga kali makanan selingan berupa sayur dan buah. Jangan lupa pula biasakan anak untuk sarapan. Ini penting karena sekolah butuh konsentrasi sehingga anak bisa lebih mudah menerima pelajaran.
dr Tuti menyayangkan dalam kehidupan sehari-hari, sayur dan buah sering dilupakan di menu makanan anak-anak. Padahal, seperti diketahui sayur dan buah sangat bermanfaat bagi tubuh. Lantas, bagaimana caranya agar anak-anak suka makan buah dan sayur?
"Dari kecil diajarkan dan jangan dikasih makanan terlalu manis atau asin, karena makanan terlalu manis dan asin itu rasanya terlalu tajam sehingga anak tidak suka sayur dan buah. Kalau sudah besar dia tidak suka ya harus pelan-pelan dicobanya. Maka dari itu sebaiknya harus dari awal ajari anak makan sayur dan buah," jelas dr Tuti
Pernyataan ini diamini Dr Aman B Pulungan, Sp.A(K) bahwa anak memang harus dibiasakan mengonsumsi buah dan sayur. "Susah sih memang, tapi harus dicoba. Bisa dengan membuat sayur dan buah itu jadi sesuatu yang fun, dibuat berbentuk menarik misalnya," ujar Dr Aman.
Terkait konsumsi gula pada anak-anak, WHO merekomendasikan jumlah gula yang dikonsumsi anak per harinya yaitu lima sendok teh untuk usia 1-3 tahun dan delapan sendok teh untuk usia 4-6 tahun.
(vit/vit)











































