Hasil studi ini mengungkapkan bahwa gadis remaja yang berjalan kaki ke sekolah memiliki kinerja kognitif lebih baik, jika dibandingkan dengan mereka yang pergi ke sekolah dengan bus atau mobil, seperti dilansir Times of India, Sabtu (27/7/2013).
Selain itu, kinerja kognitif yang lebih baik juga ditunjukkan pada gadis remaja yang waktu tempuh dari rumah ke sekolahnya lebih dari 15 menit, jika dibandingkan dengan mereka yang tinggal lebih dekat dan memiliki waktu tempuh di bawah 15 menit untuk ke sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti menegaskan bahwa selama masa remaja, plastisitas otak lebih besar daripada waktu lainnya dalam rentang hidup. Ini membuat masa remaja menjadi periode yang tepat untuk merangsang fungsi kognitif. Oleh karena itu, peneliti berpikir bahwa remaja yang tidak aktif bisa kehilangan stimulus yang sangat penting untuk meningkatkan pembelajaran dan kinerja kognitifnya.
"Pergi ke sekolah dengan berjalan kaki merupakan kebiasaan sehari-hari yang sehat. Aktivitas ini dapat memberikan kontribusi untuk menjaga remaja tetap aktif selama sisa hari itu," papar Palma Chillon, peneliti dari University of Granada.
Sependapat dengan hal tersebut, David Martinez-Gomez dari Autonomous University of Madrid mengungkapkan bahwa penerapan jalan kaki ini akan mendorong mereka untuk berpartisipasi lebih banyak dalam kegiatan fisik dan olahraga. Selain dapat meningkatkan pengeluaran energi, kebiasaan ini juga memberikan pengaruh yang sangat baik terhadap kesehatan tubuh.
Studi ini telah diterbitkan dalam Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine.











































