Anak-anak lebih gampang mengalami kerusakan gigi karena lapisan pelindung giginya lebih tipis. Padahal gigi susu yang rusak akan mengganggu fungsi mengunyah makanan dan kegiatan belajarnya. Orang tua perlu mewaspadai tanda-tanda kerusakan gigi pada anak sejak dini.
"Tanda-tanda gigi anak yang sehat itu transparan atau bersinar. Kalau sudah mulai kehilangan kalsiumnya, gigi jadi seperti kapur atau tidak memantulkan cahaya. Kalau gripis sudah kekuning-kuningan," kata drg Zaura Rini Anggraini, MDS, ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI).
Dalam acara konferensi pers 'Kick Off Bulan Kesehatan Gigi Nasional' di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanudin Makasar yang ditulis detikHealth pada Jumat (13/9/2013), drg Zaura menjelaskan kondisi awal kerusakan gigi bisa dilihat dari observasi di dokter gigi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pola makan yang merusak gigi itu misalnya anak ditidurkan sambil minum susu. Itu sama saja dengan merendam gigi dalam susu yang lingkungannya asam, di mana bakteri-bakteri perusak gigi akan tumbuh subur. Kalau sudah bisa mengunyah, bisa dikenalkan makanan padat seperti apel," terang drg Zaura.
Untuk pilihan pasta gigi, saat ini sudah banyak produk khusus untuk anak-anak yang diberi perasa buah stroberi atau jeruk sehingga rentan tertelan oleh anak-anak. Orang tua harus mengajari bahwa pasta gigi yang habis dipakai harus dibuang, bukan untuk ditelan.
Apabila ditelan, akan menyebabkan munculnya fluorosis atau bercak-bercak di gigi, pertanda kelebihan asupan fluor. Inilah sebabnya mengapa pasta gigi anak-analk memiliki kandungan fluor yang rendah, sekitar 500 ppm. Sedangkan pada pasta gigi dewasa bisa mencapai 1.500 - 1.600 ppm.
Agar gigi anak tetap sehat dan kuat, drg Zaura memberikan tips sebagai berikut:
- Ibu hamil harus memperhatikan kandungan gizi agar pertumbuhan tulang dan gigi bayi dalam kandungannya optimal
- Bersihkan gigi anak sejak mulai tumbuh 1 gigi dengan cotton bud, terutama usai diberi ASI ataupun susu
- Jangan membiarkan anak minum susu sampai tidur sebab seluruh giginya bisa gripis
- Kalau anak sudah bisa berdiri, mulai ajarkan menyikat gigi tapi tanpa pasta gigi, juga dicontohkan
- Biasakan menyikat gigi sebelum anak mengantuk dan setelah bangun pagi
- Ajak anak ke dokter gigi sejak dini saat dia tidak sakit gigi
(pah/)











































