Janin Ditemukan di Dalam Perut Bocah Laki-laki 4 Tahun

Janin Ditemukan di Dalam Perut Bocah Laki-laki 4 Tahun

- detikHealth
Senin, 30 Sep 2013 10:20 WIB
Janin Ditemukan di Dalam Perut Bocah Laki-laki 4 Tahun
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Sichuan, China - Peristiwa-peristiwa tak biasa di dunia medis kerap kali terjadi. Seperti yang belum lama ini terjadi di Sichuan, China. Janin ditemukan di dalam perut bocah laki-laki berusia empat tahun.

Balita itu diketahui lahir dengan perut buncit. Dilaporkan oleh Kwong Wah Yit Poh, di dalam perut bocah itu terdapat janin yang tidak berkembang.

Dikutip dari The Star, Senin (30/9/2013), keberadaan janin di dalam perut bocah yang namanya dirahasiakan itu diketahui setelah yang bersangkutan mengalami kesulitan bernapas. Setelah dilakukan pemeriksaan, bertapa terkejutnya dokter saat mendapati adanya janin di dalam perut balita tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter pun segera melakukan operasi untuk mengambil janin itu. Janin tersebut memiliki panjang sekitar 20 cm, memiliki tulang belakang dan tungkai, termasuk jari tangan dan kaki yang telah terbentuk. Bahkan janin tersebut juga telah memiliki usus.

Keberadaan janin itu menempati dua per tiga ruang perut anak laki-laki itu. Apa yang sebenarnya terjadi pada anak itu? Menurut dokter, itu adalah kasus langka yang disebut cryptodidymus atau kembar siam yang dialami sang ibu selama kehamilannya.

Dalam kasus tersebut, salah satu janin berukuran kecil dan kurang berkembang sehingga menjadi kembar parasit yang tersembunyi di dalam tubuh bayi yang lain. Saat ini anak tersebut dilaporkan berada dalam kondisi stabil.

Terkait kembar parasit, belum lama ini di Bandung ada bayi bernama Ginan Septian Nugraha yang mulanya diduga memiliki kembaran yang dempet di area tidak wajar. Pada bagian lidah dan rongga mulutnya menempel jaringan menyerupai tubuh manusia, terdiri dari tiga bagian menyerupai kaki serta memiliki dua kelamin. Ternyata bakal janin itu merupakan tumor.

Kelainan pada Ginan tersebut, sebelumnya disebut sebagai Conjoint Twin Parasitic atau kembar siam parasit. Namun tim dokter yang mengoperasi Ginan menyebut jika bayi asal Cipenudey Kabupaten Bandung Barat itu mengalami tumor jenis Epignathus Teratoma. Untunglah operasi Ginan berjalan lancar.

(/mer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads