"Selama ini pihak sekolah selalu merangkul mereka. Ini semua tidak akan terjadi tanpa dukungan dari pihak sekolah. Ini adalah peristiwa yang sangat mengharukan," kata Jim Mattingly kepada TODAY.com, pada Jumat (18/10/2013). Jim adalah seorang guru yang spesialis dalam menangani murid dengan disabilitas intelektual di Florida's West Orange High School, di mana Bubba dan Semone menuntut ilmu.
Bubba dan Semone merupakan pasangan raja dan ratu pertama yang 'spesial', sebagaimana yang disebutkan oleh Down Syndrome Association of Central Florida. Mereka terpilih setelah mengalahkan 10 finalis dan 800 siswa tahun akhir di sekolah itu. Mereka berkompetisi dalam bidang talenta, parade, serta penampilan terbaik saat keluar dari mobil Maserati hitam dan Ferrari merah dalam acara pra-pembukaan pertandingan sepakbola sekolahnya pada 11 Oktober lalu. Dari penilaian tersebut, sekitar 3.800 siswa di sekolah terbesar ke-10 di Amerika ini, memilih Bubba dan Semone sebagai pasangan yang pantas menjadi raja dan ratu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih mengharukan lagi, Bubba dan Semone tinggal berdekatan dan sudah saling mengenal sejak berumur 6 tahun. Sebelum melahirkan Semone, McNeil memiliki seorang anak yang meninggal di usia 3 tahun, akibat penyakit neuroblastoma. McNeil mengetahui Semone mengidap down-syndrome sejak Semone berusia 7 bulan dalam kandungan.
"Saya nyaris mengaborsi kandungan Semone saat tahu dia mengidap down-syndrome. Saya bersyukur tidak jadi melakukannya. Melihat Semone mendapatkan penghargaan ini, saya menjadi semakin sadar dia memang seharusnya bertahan," papar McNeil terharu.
McNeil mengaku juga mengalami komplikasi saat melahirkan Semone. Menurutnya itu adalah perjuangan terberat yang hampir merenggut nyawanya. Saat Semone baru lahir, McNeil takut memandang anaknya sendiri.
"Saya tidak tahu apa-apa tentang anak down-syndrome. Tapi dokter bilang, 'dia bayi yang cantik'. Saya merasa sedikit lega, namun kemudian saya mengalami pendarahan dan hampir mati. Dalam hati saya berjanji pada Tuhan. Jika Ia mengizinkan saya hidup, saya akan mencintai dan merawat bayi ini selamanya. Bagai keajaiban, darah saya pun berhenti mengalir deras dan saya berangsur pulih," kenang McNeil mengisahkan momen pertamanya dengan Semone.
Bubba sendiri lahir prematur, yaitu pada usia kandungan 23 pekan. Ibu Bubba, Janise Morgan, belum bisa membawa Bubba pulang ke rumah dari rumah sakit selama sekitar 2 bulan. Selama itu, Bubba dirawat di neonatal intensive care unit.
Salah satu momen penghargaan raja dan ratu yang paling berkesan adalah saat penampilan talent show, pada 7 Oktober lalu. Saat itu, Semone menyanyikan lagu 'Single Ladies (Put a Ring on It)' milik Beyonce. Di akhir lagu, Bubba menaiki panggung, berlutut, kemudian memasangkan cincin pada jari Semone. Bubba lantas melemparkan topi dan kacamatanya, lalu membuka kemeja dan memperlihatkan kaos berlogo Superman di dadanya. Penonton pun bersorak riuh rendah saat melihat duet Semone dan Bubba.
"Penonton jadi 'gila'," sebut Mattingly. "Bubba adalah anak yang popular, ramah dan baik hati, semua orang senang berteman dengannya. Semone cenderung lebih pemalu. Namun ia menjadi sangat hidup saat menyanyi di atas panggung. Luar biasa. Mereka sangat inspirasional," imbuhnya.
Di pekan yang sama setelah mendapat 'status' sebagai raja dan ratu, Semone dan Bubba mengendarai Jeep dalam parade berkeliling kota. Pengusaha lokal, para guru, dan beberapa karyawan sekolah mendonasikan pakaian dan aksesoris untuk kedua murid membanggakan ini. Bubba mengenakan tuksedo hitam, dan Semone tampak cantik dengan gemerlap gaun abu-abu.
"Saya merasa anak-anak di sekolah ini sangat baik, mereka bisa menerima putri saya. Saat ia menjadi ratu, saya merasa sangat bangga. Dia sangat bersemangat, dia tidak bosan melambaikan tangan dan melayani wawancara dengan para wartawan. Ini adalah momen yang tidak akan saya lupakan sepanjang hidup," pungkas McNeil.
(/up)











































