Manfaat yang Didapat si Kecil Saat Ia Punya Teman Khayalan

Manfaat yang Didapat si Kecil Saat Ia Punya Teman Khayalan

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 01 Nov 2013 17:34 WIB
Manfaat yang Didapat si Kecil Saat Ia Punya Teman Khayalan
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Saat melihat anak-anak berbicara sendiri seolah-olah ia sedang berbicara dengan teman khayalannya, terkadang orang tua merasa aneh, takut, bahkan panik. Pada dasarnya hal itu lumrah dilakukan anak-anak dan sebenarnya ada manfaat bagi si kecil ketika ia berbicara dengan teman khayalannya.

Dilaporkan Wall Street Journal, studi baru menemukan bahwa kebiasaan anak kecil berbicara dengan teman khayalannnya bisa memacu perkembangan dialog batin yang bisa mereka gunakan untuk berbicara dengan dirinya sendiri ketika menghadapi suatu masalah di masa mendatang.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Child Psychology menyatakan bahwa obrolan dengan teman khayalan merupakan implementasi dari pembicaraan anak dengan dirinya sendiri dan bentuk lisan dari pikirannya. Hal itu bermanfaat untuk meningkatkan kinerja pada tugas kognitif seperti perencanaan dan memecahkan teka-teki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir Babble, Jumat (1/11/2013), anak-anak yang memiliki seorang teman khayalan memiliki obrolan dengan diri mereka sendiri yang lebih bersifat pribadi dibandingkan anak tanpa teman khayalan. Namun, manfaatnya setara dengan anak-anak yang teratur berkomunikasi dengan orang dewasa.

"Pada usia tujuh tahun, sekitar 37 persen anak-anak sering bermain dengan menciptakan sosok imajiner untuknya. Kadang teman ini diciptakan hanya untuk bersenang-senang tapi beberapa studi kasus menunjukkan teman imajiner dibentuk untuk membantu anak mengatasi pengalaman traumatisnya," jelas Marjorie Taylor dari University of Toronto.

Sehingga, menurut Taylor, orang tua tak perlu panik jika anaknya memiliki teman khayalan. Seperti pengalaman pemilik DadCamp yang putrinya memiliki teman khayalan sejak ia duduk di bangku TK hingga saat ini si anak kelas dua SD.

Ia bercerita saat bertanya di mana teman khayalan putrinya sekarang, si anak mengatakan temannya ada di Hawaii dan jika ia sedang membutuhkannya, teman khayalan itu akan datang. Terlepas dari khayalan atau nyata, menurut sang ayah teman adalah hal besar yang dimiliki anak-anak dan bisa membuat mereka bahagia.

(/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads