Insiden itu membuat sebagian telinga Daniyaal, seorang bocah asal Birmingham, Inggris, robek. Balita ini membutuhkan sepuluh jahitan dan harus di rawat inap selama dua malam di rumah sakit. Menurut sang ibu, Afsha (26) bagian telinga Daniyaal yang hilang dan belum ditemukan, memicu kekhawatiran bahwa balita lain mungkin telah 'memakan'nya.
"Kami masih belum tahu apa yang terjadi pada anak kami sampai hari ini. Tapi melihat anak Anda kesakitan dan kehilangan sebagian telinganya itu sangat mengerikan. Saya tak bisa berhenti menangis, Daniyaal juga mengalami trauma," tutur Afsha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daniyaal kemudian dibawa ke Birmingham Children's Hospital dan menjalani operasi. Menurut Afsha, saat ini putranya tak hanya menderita secara fisik tapi juga mental. Sebab, Daniyaal akan marah dan ketakutan ketika ada orang yang ingin menciumnya dan mengarahkan wajah ke telinganya.
"Aku sudah menghubungi polisi untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Aku sudah bertanya pada Paula tapi dia mengatakan bahwa balita lain yang sudah menggigit telinga Daniyaal," kisah Afsha seperti dilansir Daily Mail, Rabu (20/11/2013).
Pihak Mucky Pups Day Nursery pun sampai ssekarang enggan berkomentar. Sementara itu, pihak penyidik mengatakan bahwa tempat penitipan anak tersebut tidak memiliki sistem keamanan yang tepat dan memadai. Termasuk, staf di sana tidak mengajari bagaimana anak melakukan kegiatan dengan aman.
"Penyidikan tetap berlangsung dan saat ini kami sedang dalam proses menghubungi keluarga dan instansi terkait termasuk pekerja sosial untuk anak-anak," kata juru bicara kepolisian setempat.
(/)










































