Sakit Langka, Gadis Ini Tidak Bisa Memakan Makanan Apapun

Sakit Langka, Gadis Ini Tidak Bisa Memakan Makanan Apapun

Ratna Wulandari - detikHealth
Selasa, 24 Des 2013 08:00 WIB
Sakit Langka, Gadis Ini Tidak Bisa Memakan Makanan Apapun
Chelsea Wheeler (Foto: CNN)
Jakarta - Chelsea Wheeler adalah gadis 10 tahun yang memiliki semangat dan cita-cita tinggi. Ia senang memasak dan bercita-cita memiliki sebuah restoran. Namun Chelsea tidak bisa merasakan makanan yang dia buat. Dia tidak bisa memakan makanan apapun karena penyakit langka yang menyebabkan ususnya gagal bekerja.

"Saya memiliki tubuh yang tidak biasa dibandingkan dengan orang lain. Saya harus memakai ransel khusus selama 16 jam setiap hari untuk nutrisi intravena. Perut saya tidak bekerja dan itulah mengapa saya memiliki garis di perut. Saya tidak bisa makan makanan pada umumnya, jadi saya harus menggantinya dengan cairan makanan yang dimasukan melalui perut," papar Chelsea seperti dikutip dari CNN, Selasa (24/12/2013).
 
Chelsea menjalani hidupnya sangat sulit dan berat. Dia menderita penyakit mitokondria, di mana sel tidak berfungsi dengan baik. Dia juga memiliki takikardia atau detak jantung yang terlalu cepat. Selain itu, pada tahun 2011 ia didiagnosis dengan usus pseudo obstruksi, kondisi langka di mana usus kehilangan kemampuan untuk berkontraksi dan mendorong makanan melalui saluran pencernaan. Masalah ini menyebabkan kegagalan usus. Dia menghabiskan banyak waktunya di rumah sakit, dan lebih dari 30 operasi telah ia jalani. Bahkan tahun lalu ia tidak bisa menggunakan setengah bagian tubuhnya.
 
Meskipun Chelsea tidak bisa makan, dia ingin melakukan yang terbaik untuk menjalani kehidupan yang cukup normal. Dia menolak untuk memakai ransel nutrisinya di sekolah. Meskipun dia tidak bisa mencicipi makanan, dia membantu mempersiapkan makanan dan memasak untuk keluarganya.
 
Namun Chelsea tidak dapat hidup hanya dengan tas nutrisi seperti yang dia jalani sekarang. Dia membutuhkan transplantasi usus kecil, di mana bagian dari usus nya yang telah rusak akan diganti. Ini adalah prosedur yang cukup langka, tapi dokter yang menangani Chelsea, Donna Zeiter, mengatakan risikonya tidak tinggi.
 
Kapan Chelsea bisa melakukakan operasi pun waktunya tidak jelas. Saat ini, 262 pasien di Amerika Serikat sedang menunggu transplantasi usus, menurut Jaringan Serikat untuk Organ Sharing. Usus tidak dapat diambil dari donor hidup.
 
Prosedur operasi transplantasi mahal dan prosesnya panjang. Keluarga Wheelers pun harus membayar beberapa tagihan rumah sakit yang harus dikeluarkan dari kantong mereka sendiri.
 
Namun, Children's Organ Transplant Association ingin turut serta membantu mencari dana untuk pembiayaan transplantasi yang akan dijalani Chelsea. Penggalangan dana antara lain dilakukan melalui Facebook.

Wheelers mengatakan jika donor ditemukan, Chelsea harus tetap di rumah sakit selama hampir satu tahun, termasuk untuk prosedur serta pemulihan pasca operasi. Chelsea sendiri tampaknya tidak ragu untuk menjalani tersebut. "Saya hanya harus menunggu untuk transplantasi dan harus lebih bersabar lagi, dan aku percaya bahwa aku akan sembuh," ujar Chelsea.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hobi masaknya, Chelsea berencana membuat restoran suatu hari nanti, restorannya akan diberi nama Chelly karena itulah panggilan akrabnya. Chelsea ingin menawarkan pengalaman kuliner yang hebat meskipun dia tidak bisa menikmatinya sendiri masakannya.
 
"Anda tidak perlu menjadi seorang jutawan untuk makan di sana setiap malam, tetapi Anda akan merasa seperti jutawan ketika Anda makan di sana," jelas Chelsea.

(vit/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads