Anak yang tidak disebutkan namanya ini dilarikan ke Parkview Hospital Randallia di Fort Wayne. Hasil tes darah menunjukkan bahwa kadar alkohol dalam darahnya mencapai angka 0,27 persen. Jumlah ini tiga kali lipat dari batas legal kadar alkohol dalam darah orang dewasa saat mengemudi.
Wali si anak yang sedang dalam proses adopsi tersebut mengatakan pada polisi bahwa ia dan keluarganya melihat ada sesuatu yang tak beres ketika bocah itu bangun tidur dan salah satu orang di rumah mencoba menidurkan anak itu kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wali menyatakan bahwa malam itu ada orang lain di rumahnya yang minum vodka. Wali itu menyatakan bahwa si anak memang sangat ingin tahu vodka dan kemungkinan besar ia akan meminumnya saat vodka ditinggalkan dengan sengaja," kata salah satu petugas kepolisian dalam laporannya seperti dilansir NY Daily News, Sabtu (11/1/2014).
Sampai saat ini, si anak masih mendapat perawatan intensif. Nampaknya, minuman keras dan beberapa benda lain bisa terlihat menarik bagi anak-anak sehingga saat ada kesempatan mereka kemungkinan langsung mencomot benda itu karena dianggap makanan atau minuman.
Baru-baru ini, bocah berusia satu tahun bernama Zubayr Naeem memakan dua pil diabetes yang dikira cokelat. Beruntung, si ayah mengetahui hal itu dan langsung mengeluarkan pil itu dari mulut Zubayr lalu membawanya ke RS.
(/)










































