Melihat anaknya yang tidak sadarkan diri, Nikki pun mengira bahwa Keiren sudah tidak bernyawa. Namun entah apa yang dipikirkannya saat itu, ia malah memfoto Keiren, dan mengunggahnya secara online, lalu meminta orang lain untuk menyebarkannya.
"Saya ingin orang tua lain tahu apa saja yang anak-anak mereka dapat lakukan," ujar Nikki, seperti dikutip dari Mirror, Selasa (11/2/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan keesokan harinya, Nikki pun menunjukkan kepada Keiren apa yang telah ia unggah ke Facebook dengan maksud mempermalukan Keiren sehingga Keiren tidak melakukan hal itu lagi. "Para orang tua dan anak-anak lain harus tahu, betapa berbahayanya hal ini," tutur Nikki.
Siapa sangka, foto yang Nikki unggah ke Facebook ternyata telah disebarkan sebanyak 28.000 kali hanya dalam waktu satu hari saja.
Dr. Evelyn Gillan, Chied Executive dari Alcohol Focus Scotland, mengomentari tingkah Keiren yang sudah tersebar luas ini, "Keiren termakan ulahnya sendiri. Hal berbahaya seperti ini harus dengan segera dihentikan."
Tidak pernah menyangka hal seperti ini akan terjadi kepadanya, Keiren mengaku bahwa saat kejadian itu ia benar-benar sedang mabuk berat dan hal itu disebabkan akibat penyalahgunaan internet yang terjadi padanya.
"Itu adalah hal yang benar-benar bodoh. Jika saya tahu bahwa telah banyak orang-orang yang kehilangan nyawa dikarenakan melakukan hal tersebut, saya tidak akan pernah melakukan itu sama sekali," ujar Keiren yang begitu menyesali perbuatannya.
(/)











































