Mabuk Berat, Anak Ini 'Dipermalukan' Ibunya Melalui Facebook

Mabuk Berat, Anak Ini 'Dipermalukan' Ibunya Melalui Facebook

Zanel Farha Wilda - detikHealth
Selasa, 11 Feb 2014 07:31 WIB
Mabuk Berat, Anak Ini Dipermalukan Ibunya Melalui Facebook
Ilustrasi (dok: Getty)
Jakarta - Seorang pemuda di Prestonpans, East Lothian, Keiren (19 tahun) mungkin tidak pernah menyangka bahwa akibat kegilaannya dan penyalahgunaannya terhadap internet, membuat dirinya harus rela dipermalukan sang ibu. Nikki Hunter, ibu dari Keiren, menemukan anaknya tidak sadarkan diri di atas sofa setelah meminum 3 botol minuman keras.

Melihat anaknya yang tidak sadarkan diri, Nikki pun mengira bahwa Keiren sudah tidak bernyawa. Namun entah apa yang dipikirkannya saat itu, ia malah memfoto Keiren, dan mengunggahnya secara online, lalu meminta orang lain untuk menyebarkannya.

"Saya ingin orang tua lain tahu apa saja yang anak-anak mereka dapat lakukan," ujar Nikki, seperti dikutip dari Mirror, Selasa (11/2/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ditanya apakah saat itu Nikki tahu bahwa sebenarnya Keiren masih hidup, Nikki mengaku bahwa ia sama sekali tidak tahu.

Dan keesokan harinya, Nikki pun menunjukkan kepada Keiren apa yang telah ia unggah ke Facebook dengan maksud mempermalukan Keiren sehingga Keiren tidak melakukan hal itu lagi. "Para orang tua dan anak-anak lain harus tahu, betapa berbahayanya hal ini," tutur Nikki.

Siapa sangka, foto yang Nikki unggah ke Facebook ternyata telah disebarkan sebanyak 28.000 kali hanya dalam waktu satu hari saja.

Dr. Evelyn Gillan, Chied Executive dari Alcohol Focus Scotland, mengomentari tingkah Keiren yang sudah tersebar luas ini, "Keiren termakan ulahnya sendiri. Hal berbahaya seperti ini harus dengan segera dihentikan."

Tidak pernah menyangka hal seperti ini akan terjadi kepadanya, Keiren mengaku bahwa saat kejadian itu ia benar-benar sedang mabuk berat dan hal itu disebabkan akibat penyalahgunaan internet yang terjadi padanya.

"Itu adalah hal yang benar-benar bodoh. Jika saya tahu bahwa telah banyak orang-orang yang kehilangan nyawa dikarenakan melakukan hal tersebut, saya tidak akan pernah melakukan itu sama sekali," ujar Keiren yang begitu menyesali perbuatannya.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads