Menurut dr. Francinita Nati, MM, Chief Operating Officer RS Mitra Keluarga, saat ditemui pada acara Konferensi Pers 25 tahun RS Mitra Keluarga Grup di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan ditulis pada Kamis (13/3/2014), masalah ini cukup banyak terjadi di Indonesia, di mana diidap anak dalam masa pertumbuhannya.
"Banyak kasus masalah kaki ini pada anak-anak, di mana mereka jalannya membentuk huruf O atau huruf X. Atau pun jalannya yang susah karena kakinya yang satu itu lebih panjang. Ini kan banyak kasusnya," ujar dr. Francinita kepada detikHealth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus ini bukan hanya dari Jakarta saja, tapi juga luar Jakarta. Ini kan membuktikan bahwa memang banyak kasusnya," tutur dr Francinita.
Lantas, bagaimana pusat rehabilitasi medik kesehatan kaki pada anak akan menangani masalah ini? dr Francinita menjelaskan, "Kaki anak itu nanti bisa diukur, lalu dilakukan juga scanning. Jadi dokter bisa melihat bentuk kaki anak ini seperti apa, hingga tahu harus pakai sepatu yang seperti apa."
"Masalah ini akan menganggu cara jalan anak. Jika cara jalannya tidak baik kan juga bisa menganggu tulang pinggang dan tulang belakang. Makanya dokter merasa perlu untuk mengatasi masalah ini," tambahnya.
Masa depan anak-anak yang masih sangat panjang pun menjadi alasan bagi pentingnya pusat rehabilitasi ini. "Semakin dini anak mendapat perawatan, maka bentuk penyembuhannya pun nanti akan semakin cepat dan bagus," saran dr Francinita.
(vit/vit)











































