Menurut Agus Supartoto, dokter dari departemen Optalmologi Fakultas Kesehatan UGM-RSUP Dr Sardjito, gejala paling khas dari retinoblastoma adalah leucocoria.
Leucocoria atau mata kucing adalah reflek kekuningan pada pupil yang tampak kentara ketika mata disinari dengan senter. Pada malam hari, akan terlihat pembuluh darah di atas massa yang berwarna kuning. Sayangnya, meski mudah dideteksi, mata kucing menandakan stadium yang telah lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 66% kasus kanker mata diketahui melalui gejala mata kucing. Sedangkan simtom lain yang juga banyak dijumpai adalah mata juling atau strabismus, yakni sebanyak 22% kasus.
Gejala lain dari retinoblastoma pada anak yang patut diwaspadai adalah perdarahan mata mendadak tanpa ada riwayat trauma atau hyphema, munculnya radang bernanah pada bilik depan mata atau uveitis, gambaran kecokelatan pada iris atau hetherocromia iridis, mengempisnya bola mata atau phitisis bulbi, serta menonjolnya bola mata atau glaucoma.
Juling, perdarahan tiba-tiba, radang bernanah, dan katarak pada mata anak merupakan simtom awal dari kanker mata. Sedangkan mata kucing dan glaucoma yang bercirikan mata merah, menonjol, dan sakit merupakan pertanda retinoblastoma stadium lanjut. Jika gejala-gejala itu tampak pada anak, orang tua sebaiknya segera memeriksakan anak ke dokter.
(vit/vit)











































