Salah satu hal berbahaya yang bisa dicegah oleh para orang tua adalah tenggelam pada anak. Mengingat risiko tenggelam pada anak bisa terjadi 'di mana saja', para orang tua harus melakukan tindakan pencegahan demi melindungi buah hati mereka.
Lantas, apa yang bisa dilakukan demi mencegah anak-anak untuk jangan sampai tenggelam? dr Pandu C. Lestari, SpA, dokter spesialis anak di RS Siloam Jakarta, mengungkapkan bahwa hal pertama yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan selalu mengawasi anak ketika berada di dekat air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr Pandu menyorot perilaku orang tua yang terkadang reflek meninggalkan anak saat mandi ketika telepon berbunyi. Padahal menurut dr Pandu, situasi seperti itulah yang kadang-kadang dapat menyebabkan anak tenggelam karena lepas dari pandangan orang tua.
Selain itu, cara kedua yang dapat dilakukan dalam mencegah anak agar jangan sampai tenggelam adalah dengan memberi pagar pada kolam yang ada di dalam rumah, baik itu kolam renang maupun kolam ikan.
"Berikan pagar untuk menjaga anak. Jangan lupa untuk ditutup pagarnya apabila tidak sedang digunakan. Karena meskipun dipagarkan tapi tidak ditutup, ada kondisi di mana anak secara tidak sengaja pergi ke sana dan orang tua tidak tahu itu," terangnya.
Selain itu, cara berikutnya yang juga penting untuk dilakukan dalam mencegah anak tenggelam adalah dengan mengajarkan anak mengenai water safety serta cara berenang. "Mungkin anak akan susah kalau diajari cara berenang jika umurnya masih 1 atau 2 tahun. Dan untuk itu, orang tua cukup ajari mereka cara mengapung saja," ujar dr Pandu.
"Karena jika misalnya suatu saat mereka tenggelam, mereka akan tahu bahwa mereka cukup mengapung saja. Mengapung itu kan mudah. Makanya itu yang paling mudah diajarkan kepada anak-anak. Ajari juga mereka untuk segera angkat tenang jika mereka tenggelam," sambung dr Pandu.
(vta/vit)











































