"Meski flu singapura bisa menyerang orang dewasa, namun itu sangat jarang. Umumnya memang hanya anak-anak yang sering terkena flu singapura ini," tutur dr. Marissa TS Pudjiadi, SpA kepada detikHealth, dan ditulis pada Selasa (6/5/2014).
dr Marissa menjelaskan penyebab flu singapura ini adalah virus. Karena penyebaran yang mudah terjadi, anak memang lebih rentan tertular flu singapura dari anak yang lainnya. dr Marissa menyorot kebiasaan anak yang suka menggosok-gosok hidungnya menggunakan tangan. "Misalnya ada anak yang sudah terkena flu singapura, terus dia menggosok-gosok hidungnya menggunakan tangan, dan setelah itu dia bersalaman dengan anak lain, nah virusnya itu kan menular ke anak yang lain," terang dokter spesialis anak di RS Premier Jatinegara, Jakarta ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prinsipnya itu jaga kebersihan anak. Biasakan anak untuk selalu cuci tangan dengan bersih untuk melindungi anak dari partikel-partikel virus," pesan dr Marissa.
Mengapa dinamakan flu singapura? Sebab penyakit ini pernah merebak di Singapura pada sekitar tahun 2000. Saat itu terjadi kehebohan akibat penyakit ini yang menyebabkan sejumlah fasilitas umum ditutup dan bahkan sekolah-sekolah diliburkan.
Virus yang diduga menjadi penyebab penyakit ini adalah virus Coxsackie A16 dan juga Enterovirus 71. Enterovirus 71 bahkan kerap menyebabkan komplikasi kematian pada anak.
(vit/vit)











































