Menurut pakar imunologi Profesor Rob Loblay, bukan hanya pengawet dan pewarna makanan buatan saja yang dapat menyebabkan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Ada zat alami bernama salisilat yang dapat mengakibatkan gangguan perilaku pada anak.
Salisilat dapat ditemukan secara alami pada hampir semua jenis makanan berbahan nabati, termasuk pada sodium benzoate atau pengawet makanan buatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini diperjelas dengan keadaan pasien-pasiennya sendiri. Pasalnya 50-60 persen anak pasien ADHD yang datang ke kliniknya di Sydney terbukti memiliki sensitivitas makanan yang ternyata berpengaruh ke perilakunya.
Di samping salisilat, Prof Loblay juga mengungkapkan ada bahan makanan lain yang menyebabkan intoleransi pada anak dan diduga memicu gejala hiperaktif adalah gluten.
Salah satu jenis protein ini banyak ditemukan pada berbagai jenis gandum, pati atau barley. Namun berdasarkan pengalamannya, Prof Loblay tak pernah menjumpai anak dengan intoleransi gluten mengalami gangguan hiperaktif.
"Mereka selalu sakit perut dan masalah pada usus saja. Tak lazim ada gangguan perilaku atau sakit kepala, bahkan ruam dari makan gluten," tegasnya.
Begitu juga dengan gula. Banyak orang tua yang beranggapan kebanyakan gula bikin anak jadi hiperaktif. Padahal dari sebuah studi yang dilakukan Prof Jim Stevenson dari University of Southampton, tak ada pengaruh gula terhadap perilaku ataupun performa otak anak.
Setidaknya, bila Anda tak ingin anak jadi hiperaktif karena zat aditif pada makanan, cermati tips berikut:
- Bacalah label pada kemasan makanan secara teliti, pertimbangkan setiap bahan yang tercantum dalam kemasan sebelum membeli.
- Hindari makanan olahan. Pewarna dan bahan aditif lainnya akan lebih banyak ditemui dalam makanan kemasan, botol atau kalengan. Selain itu juga perhatikan zat pewarna yang kadang ditambahkan dalam buah-buahan atau sayuran.
- Bekali anak dengan cemilan buatan sendiri yang menarik tapi sehat. Misalnya permen dari manisan buah yang dibuat sendiri.
- Usahakan untuk menghindari makanan atau jajanan di luar yang memiliki warna terlalu cerah atau mencolok, karena biasanya warna-warna tersebut berasal dari zat warna sintetik.
(lil/vit)











































