Semua orang tua pasti ingin memiliki anak yang bisa tumbuh optimal baik dari segi intelijensi, psikososial, ataupun emosional. Sehingga, optimalnya tumbuh kembang mereka membuat si kecil menonjol di bidangnya jika dibanding teman-temannya. Hal itulah yang kerap disebut well-rounded child.
Menurut psikolog anak dan keluarga Roslina Verauli M.Psi, well-rounded child adalah anak yang sejak awal bahkan sejak di kandungan sudah dipelihara agar tumbuh kembang atau kualitasnya optimal baik secara kognitif (intelijen), psikososial (terampil dalam kemampuan sosial dan sehat emosional) serta secara fisik yakni bugar.
"Well rounded dibentuk sejak awal kehidupan. Faktanya diadaptasi dari Thompson dan Nelson 50% kapasitas otak dibentuk 5-6 tahun pertama anak," tutur Vera, begitu ia akrab disapa dalam Bebelac Relaunch Press Conference di Bunga Rampai Resto, Jl Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, seperti ditulis Kamis (12/6/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stimulasi di tiap tahap perkembangan umur pun berbeda. Di usia 0-1 tahun, anak bisa diberikan stimulasi sensomotorik. Lalu, saat berusia 0-2 tahun anak bisa distimulasi melalui kemampuan berbahasanya.
"Caranya bisa melalui konsep benda di sekitar kata benda, kata kerja, warna, bentuk, binatang, tanaman. Sampai nanti di periode 0-6 tahun yang merupakan puncak perkembangan anak," lanjut Vera.
Ibu satu anak ini menekankan, intinya fungsi orang tua agar buah hatinya bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal yakni asah, asuh, dan asih. Asuh yakni dengan memenuhi nutrisi bagi anak kemudian asah dengan memberi stimulasi.
"Terakhir asih yakni dengan memberi kasih sayang pada anak. Asuh anak dengan penuh kasih sayang supaya pertumbuhan fisik, intelijensi, dan emosional anak tumbuh dengan baik dan optimal," tutup Vera.
(rdn/up)











































