"Hormon pertumbuhan itu dikeluarkan ketika anak tidur sekitar jam 11 atau 12 malam, makanya perlu bayi punya bedtime yang rutin, entah saat hari libur atau tidak," tutur Dr dr Rini Sekartini SpA(K) dari RS Cipto Mangunkusumo.
Nah, waktu tidur anak pun bisa dipupuk sejak dalam masa kandungan. Artinya, dikatakan dr Rini jika saat hamil ibu kerap begadang, maka si anak nantinya terbiasa dengan pola waktu tidur yang tidak teratur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai usia empat tahun, anak memang dianjurkan tidur siang. Namun, ibu dr Rini mengingatkan bahwa setelah usia empat tahun anak tidak terlalu memerlukan tidur siang mengingat sudah banyak aktivitas yang bisa dilakukan mereka.
Nah, salah satu hal yang kerap membuat anak terjaga di tengah malam adalah ketika mereka buang air kecil. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika orang tua menggunakan disposable diaper. Namun, patut diperhatikan jangan sampai timbul ruam popok.
"Ruam popok bisa timbul jika kondisi area genital lembab. Oleh karena itu perhatikan apakah diaper sudah penuh atau belum dan tetap beri waltu kulit bayi untuk bernapas, jangan digunakan terus-menerus," terang dr Rini.
Gejala ruam popok disebutkan dr Rini antara lain kulit merah kemudian berlanjut dengan kondisi kulit beruntusan, gatal, ada perubahan warna kulit, bahkan sampai membuat anak demam. Jika anak mengalami gejala tersbeut, orang tua harus segera membawanya ke dokter.
(rdn/up)











































