Ini Akibatnya Jika si Kecil yang Kena Usus Buntu Tak Segera Dioperasi

Ini Akibatnya Jika si Kecil yang Kena Usus Buntu Tak Segera Dioperasi

- detikHealth
Jumat, 20 Jun 2014 17:07 WIB
Ini Akibatnya Jika si Kecil yang Kena Usus Buntu Tak Segera Dioperasi
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Ketika seseorang didiagnosa usus buntu, biasanya tak ada jalan lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit tersebut selain dengan operasi. Lantas, ketika usus buntu dialami anak-anak, apakah operasi merupakan jalan keluar satu-satunya?

"Kalau didiagnosa radang usus buntuk akut, anak perlu segera dioperasi. Idealnya operasi dilakukan beberapa jam setelah diagnosa agar tidak sampai pecah sehingga infeksi malah menyebar ke seluruh rongga perut," kata dr Marissa TS Pudjiadi SpA dari RS Premiere Jatinegara.

Jika terlambat dioperasi, bisa menimbulkan komplikasi dan proses penyembuhan akan lebih lama, bahkan ada yang berakibat fatal. Begitupun saat radang usus buntu tidak dioperasi dan hanya diberi obat-obatan, bisa menjadi radang usus buntu kronik yang lengket pada jaringan usus di sekitarnya.

Nah, beberapa orang tua kerap mengkhawatirkan apakah radang usus buntu bisa berulang. Menanggapi hal ini, dr Marissa mengatakan usus buntu yang sudah diangkat karena meradang tidak akan kambuh.

"Sebab, usus buntunya sudah tidak ada. Namun bukan berarti infeksi di bagian ususu lain tidak mungkin terjadi," tegas dr Marissa seperti dikutip detikHealth dari buku '250 Tanya Jawab Kesehatan Anak', Jumat (20/6/2014).

Lantas, apakah radang usus buntu berkaitan dengan kebiasaan menelan biji cabai terlalu banyak? " Sejauh ini tidak ada bukti yang mengaitkan kebiasaan makan cabai terlalu banyak dengan terjaidnya radang usus buntu," ucap dr Marissa.

(rdn/up)

Berita Terkait