Selain asupan gula, berbagai faktor lain dikatakan sebagai penyebabnya, mulai dari kebiasaan makan junk food, kurang olahraga fisik, hingga pola makan di rumah yang jelek.
Meski begitu, orang tua tak perlu khawatir. Dirangkum detikHealth, Sabtu (28/6/2014) ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah obesitas pada anak.
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
1. Jaga kesehatan dengan rumus 5-2-1-0
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"5 porsi buah dan sayur dalam sehari, 2 jam maksimal menggunakan gadget dan televisi, 1 jam minimal olahraga dalam sehari, dan 0 (nol) asupan gula pada kondisi tertentu," tutur pria yang akrab disapa dr Wawan tersebut.
1. Jaga kesehatan dengan rumus 5-2-1-0
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"5 porsi buah dan sayur dalam sehari, 2 jam maksimal menggunakan gadget dan televisi, 1 jam minimal olahraga dalam sehari, dan 0 (nol) asupan gula pada kondisi tertentu," tutur pria yang akrab disapa dr Wawan tersebut.
2. Jauhkan pola hidup modern
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Pemberian makanan seperti burger, pizza, kentang goreng serta minuman bersoda menjadi hal yang lazim bagi orang tua untuk memberikan snack bagi anak-anak mereka.
"Dua pertiga kasus obesitas anak terjadi di negara berkembang seperti Indonesia, Thailand, dan negara-negara Asia lainnya. Masuknya makanan cepat saji ke berbagai pelosok menjadi salah satu penyebabnya," ungkap Varma.
2. Jauhkan pola hidup modern
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Pemberian makanan seperti burger, pizza, kentang goreng serta minuman bersoda menjadi hal yang lazim bagi orang tua untuk memberikan snack bagi anak-anak mereka.
"Dua pertiga kasus obesitas anak terjadi di negara berkembang seperti Indonesia, Thailand, dan negara-negara Asia lainnya. Masuknya makanan cepat saji ke berbagai pelosok menjadi salah satu penyebabnya," ungkap Varma.
3. Minum air putih
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Prof Tom Sanders, Kepala Divisi Diabetes dan Ilmu Pangan di King's College, London juga memberikan pendapat yang sama. Menurutnya cara sederhana adalah dengan menaruh air putih di artas meja makan.
"Masalahnya adalah orang-orang sudah tidak minum air putih lagi. Saya pikir para keluarga seharusnya meletakkan air putih di atas meja makan, bukan soda," imbuhnya.
3. Minum air putih
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Prof Tom Sanders, Kepala Divisi Diabetes dan Ilmu Pangan di King's College, London juga memberikan pendapat yang sama. Menurutnya cara sederhana adalah dengan menaruh air putih di artas meja makan.
"Masalahnya adalah orang-orang sudah tidak minum air putih lagi. Saya pikir para keluarga seharusnya meletakkan air putih di atas meja makan, bukan soda," imbuhnya.
4. Makan dengan piring kecil
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Anak-anak dengan piring atau mangkuk yang lebih besar cenderung mengambil makanan lebih banyak dibandingkan dengan anak-anak dengan piring atau mangkuk kecil.
"Hasil penelitian ini sangat menarik dan membuktikan perkiraan kami tentang efek ukuran peralatan makan pada dewasa di laboratorium, juga berlaku untuk anak-anak," ujar Dr Thomas Robinson, peneliti obesitas anak Stanford University di California.
"Penelitian ini memberikan bukti awal yang sangat penting bahwa menggunakan piring dan peralatan makan lebih kecil dapat mengurangi asupan energi anak-anak," lanjutnya.
4. Makan dengan piring kecil
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Anak-anak dengan piring atau mangkuk yang lebih besar cenderung mengambil makanan lebih banyak dibandingkan dengan anak-anak dengan piring atau mangkuk kecil.
"Hasil penelitian ini sangat menarik dan membuktikan perkiraan kami tentang efek ukuran peralatan makan pada dewasa di laboratorium, juga berlaku untuk anak-anak," ujar Dr Thomas Robinson, peneliti obesitas anak Stanford University di California.
"Penelitian ini memberikan bukti awal yang sangat penting bahwa menggunakan piring dan peralatan makan lebih kecil dapat mengurangi asupan energi anak-anak," lanjutnya.
5. Bermain game konsol
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Studi terbaru menunjukkan bahwa 73 persen anak yang bermain game konsol memiliki aktivitas setara dengan berolahraga sedang. Selain itu, anak-anak yang suka bermain game konsol cenderung kurang mengalami depresi dan dapat mempertahankan tubuhnya.
Meski begitu, orangtua tetap perlu mengontrol dan memperhatikan anak-anaknya ketika bermain.
5. Bermain game konsol
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Studi terbaru menunjukkan bahwa 73 persen anak yang bermain game konsol memiliki aktivitas setara dengan berolahraga sedang. Selain itu, anak-anak yang suka bermain game konsol cenderung kurang mengalami depresi dan dapat mempertahankan tubuhnya.
Meski begitu, orangtua tetap perlu mengontrol dan memperhatikan anak-anaknya ketika bermain.
Halaman 2 dari 12










































